Portal Berita Bojonegoro Lamongan
Berita Jawa Timur

Di Jawa Timur, Operasi Zebra Semeru 2022 Digelar 3 – 16 Oktober 2022

SURABAYA (RAKYATNESIA) – Masih tingginya angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Indonesia, maka menjadi latar belakang dilaksanakan Operasi Kepolisian “Operasi Zebra Semeru 2022” dengan mengusung tema “Tertib Berlalu-lintas Guna Mewujudkan Kamseltibcar Lantas Yang Presisi”.

Operasi Zebra  Semeru 2022 dilaksanakan serentak di Wilayah Jawa Timur pada 3 – 16 Oktober 2022. Di wilayah Kota Malang, Polresta Malang Kota menerjunkan 80 orang personel.

Dalam persiapannya, jajaran Polres Polda Jawa Timur  diantaranya Polresta Malang Kota menggelar Latihan Pra Operasi Zebra Semeru Jumat (30/9/2022). Pelaksanaan Latihan Pra Operasi Zebra bertempat di Ballroom Sanika Satyawada, dipimpin oleh Plt. Waka Polresta Malang Kota Kompol Yuliati S.Sos., M.Si , Kabagops Polresta Malang Kota Kompol Supian S.Sos, serta diikuti personel yang terlibat dalam operasi.

Baca Juga  Gubernur Khofifah Undang Masyarakat Meriahkan Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Ke-77

Sementara di Polres Batu juga melakukan sosialisasi  jelang operasi Zebra Semeru 2022., yang  dipimpin oleh Kapolres Batu AKBP Oskar.

Pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2022 bertujuan untuk menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu-lintas dan menjaga ketertiban lalu-lintas di Kota Malang. Penindakan yang akan dilakukan adalah penilangan secara elektronik dengan kategori seperti tidak menggunakan helm, Anak dibawah umur, knalpot bising serta berkendara melawan arus.

Baca Juga  Gubernur Khofifah Undang Masyarakat Meriahkan Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Ke-77

“Operasi Zebra Semeru bertujuan untuk mencegah terjadinya pelanggaran lalu-lintas serta fatalitas kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa. Dan Operasi  ini akan berlangsung secara humanis, persuasif dan edukatif guna meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi, mentaati segala peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” ujar Kompol Supian.

“Sasaran Operasi Zebra Semeru ini adalah segala potensi gangguan, ambang gangguan, dan gangguan nyata yang berpotensi menimbulkan kemacetan, pelanggaran lalu lintas serta fatalitas kecelakaan lalu-lintas,” lanjutnya.

Baca Juga  Gubernur Khofifah Undang Masyarakat Meriahkan Upacara Hari Jadi Provinsi Jawa Timur Ke-77

Harapannya setelah dilakukan Operasi Zebra Semeru ini, masyarakat lebih peduli tentang pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

**(Sumber: Bidhumas Polda Jatim/red).

Sukisno

Jurnalis Utama Rakyatnesia.com Dan Sudah di dunia jurnalistik selama lebih daro 30 tahun, sebelumnya juga pemilik dari Media Cetak Media Independe, Rakyatindependen.com
Back to top button