Portal Berita Bojonegoro Lamongan
Berita Jawa Timur

Gubernur Khofifah: Peringati Tahun Baru Islam, Jadikan Momentum Hijrah Dari Keterpurukan Akibat Pandemi

SURABAYA (RAKYATNESIA) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa Peringatan Tahun Baru Islam 1444H hendaknya menjadi momentum bagi masyarakat Jatim untuk hijrah dari keterpurukan akibat pandemi Covid-19 ke medan harapan baru semangat baru dan sukses baru. Selain itu, lanjut dia, sebagai ajang introspeksi diri agar bisa lebih baik lagi ke depannya. 

“Tahun baru, semangatnya juga harus baru. Tinggalkan yang buruk yang kurang baik  dan tidak produktif dan terus perbaiki diri. Jangan sampai tidak ada perubahan berarti,” ungkap Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Kota Surabaya, Jum’at (29/7/2022). 

Baca Juga  Polres Gresik Tangkap 16 Tersangka Narkoba

Gubernur Khofifah menegaskan, tagline Provinsi Jatim tahun 2022 ini adalah optimis Jatim Bangkit. Kata-kata tersebut mengandung makna rasa percaya diri yang besar bahwa Jatim mampu kembali  bangkit berdiri dan berlari usai dihantam pandemi. 

Dalam Al-Qur’an surat Al Insyirah, tambah Khofifah, terdapat ayat yang memiliki arti “sesungguhnya setelah ada kesulitan akan ada kemudahan”. 

Baca Juga  Wabah Cacar Monyet, Masyarakat Dihimbau Tidak Panik Tapi Tetap Waspada

“Ayat ini diulang dua kali sebagai bagian dari bangunan optimisme yang kita bisa lakukan, bahwa setelah kesulitan ini Insyaallah akan ada kemudahan. Semua sektor mulai dari sektor ekonomi, sektor pendidikan, sektor budaya, sektor pariwisata, sektor kesehatan dan semuanya, mudah-mudahan akan terus membaik,” imbuhnya.

Menurut Gubernur Khofifah, semangat baru ini harus dilipatgandakan mengingat Peringatan Tahun Baru Islam 1444 H berdekatan dengan Bulan Kemerdekaan. 

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga berpesan kepada umat Islam  untuk terus meneguhkan ukhuwah islamiah, ukhuwah wathaniah, dan ukhuwah basyariah. Khofifah pun meminta masyarakat Jatim untuk meningkatkan sikap moderasi beragama, toleransi, inklusivitas, dan ta’awun atau tolong menolong antarsesama warga bangsa. 

Baca Juga  Ditemukan Tewas Mengapung Di Empang, Nenek Dari Desa Kramat, Lamongan

“Saya berharap sebagai muslim, kita semua dapat mengambil pelajaran dari perjuangan Nabi Muhammad SAW. semasa hijrah dari Makkah ke Madinah yang telah membuat Islam berkembang pesat, menyebar luas ke seluruh dunia seperti saat ini,” pungkasnya. 

**(b.Yan/Red).

Sukisno

Jurnalis Utama Rakyatnesia.com Dan Sudah di dunia jurnalistik selama lebih daro 30 tahun, sebelumnya juga pemilik dari Media Cetak Media Independe, Rakyatindependen.com
Back to top button

Jangan Pakai Adblock dong bos

Yuk dimatikan adblovk terus lanjut baca bosku