Bupati Bojonegoro Serahkan SK Kenaikan Pangkat Secara Simbolis Kepada 486 ASN

135

BERITA BOJONEGORO (RAKYATNESIA) – Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah berkenan menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat 486 ASN (Aparatur Sipil Negara) di Lingkup Pemkab Bojonegoro, Jawa timur.

Penyerahan SK tersebut dilaksanakan di Pendopo Malowopati Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, di Jalan R Mas Tumapel Nomor 1, Bojonegoro, Rabu (9/6/2021).

PLT Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Aan Syahbana Melaporkan bahwa SK PNS tersebut sudah diusulkan per 1 April 2021. Hari ini ada 486 SK kenaikan pangkat yang diserahkan oleh Bupati Bojonegoro kepada para ASN tersebut.

Lanjut Aan Stahban, karena banyaknya ASN yang menerima SK kenaikan pangkat maka penyerahan dibagi menjadi dua sesi. Untuk sesi yang pertama digelar di Pendopo Malowopati Pedmkab Bojonegoro dan untuk sesi kedua diserahkan di BKPP di Jalan Teuku Umar Bojonegoro.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Muawanah dalam arahannya menyampaikan bahwa di zaman modern ini ASN dituntut untuk mengikuti perkembangan zaman.

“Saat ini semua sudah serba digital, maka selain menjadi suritauladan di masyarakat, juga harus lebih kreatif dengan memanfaatkan tekhnologi dalam penyebar luasan informasi program pemerintah,” ungkap Bupati wanita pertama di Bumi Angling Dharma itu, Raby (9/6/2021).

Lanjut Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, akrab disapa – bahwa dengan dengan kenaikan pangkat ini , diharapkan bisa memberikan motivasi kepada rekan-rekan semua untuk lebih bersemangat lagi dalam bekerja.

“Sebagai ASN, selalu melekat konsekuensi dan tanggung jawab dalam menjalankan pekerjaanya,” kata Bu Anna menegaskan.

Perlu diketahui, sebanyak 486 SK tersebut, rincian sebagai berikut, untuk golongan 4 ada 94 ASN, golongan 3 ada 264 orang, golongan 2 ada 109 orang, golongan 1 ada 19 orang dan ada 7 yang tidak terealisasikan.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More