Opini WTP Untuk Pemkab Bojonegoro Merupakan Perwujudan Clean Governance

Sukisno

Bagikan

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN)  Opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) terhadap penilaian kinerja pengelolaan keuangan dan asset daerah untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, merupakan sebuah prestasi yang sangat membanggakan.

Download

Hal ini terkait dengan upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, untuk mewujudkan Good Governance yang tujuan akhirnya adalah terwujudnya Clean Governance. Demikian seperti yang disampaikan Pj. Bupati Bojonegoro Dr. Suprianto,SH,MH, Minggu (2/6/2018) kepada para awak media, di Rumah Dinas Bupati Bojonegoro, yang berada di Lingkup Pemkab Bojonegoro, diJalan Mas Tumapel Nomor 1, Bojonegoro, Jawa timur.

Masih menurut Pj. Bupati Bojonegoro Suprianto, bahwa hal ini merupakan hasil dari komitmen dan kerjasama serta kerja keras dari seluruh jajaran DPRD, Dinas dan Lembaga Kabupaten Bojonegoro, juga hasil bimbingan BPK RI Perwakilan Jatim, sehingga Bojonegoro mendapat Penilaian WTP tersebut.

“Langkah-langkah strategis dalam pengelolaan keuangan daerah untuk mewujudkan WTP, antara lain, telah dilakukan dengan membangun komitmen bersama DPRD Kabupaten Bojonegoro dan para Pengelola Keuangan di Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini,” tegasnya.

Pengelola Keuangan di Pemerintah Kabupaten Bojonegoro diantaranya, dalam penyusunan anggaran, perubahan anggaran, pelaksanaan anggaran, pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah, dan proses pengadaan barang dan jasa dilakukan sesuai dengan Peraturan Perundang-undangan yang berlaku serta pengendalian intern.

“Pengelolaan asset juga ditempuh dengan peningkatan pengetahuan dan profesionalisme para pengelola barang daerah melalui penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan pengelolaan barang daerah yang diikuti oleh seluruh pengurus barang dan pejabat penatausahaan keuangan SKPD serta penyelenggaraan bimbingan tekhnis pengelolaan keuangan daerah tersebut,” ungkap pria yang akrab disapa Pak Pri itu,

Ditegaskan pula, pencapaian predikat WTP adalah berkah yang diperoleh Pemkab Bojonegoro sebab diterima dari BPK di saat suasanan Bulan Ramadhan 1439 Hijrah atau yang bertepatan dengan tahun 2018 Masehi ini.

“Kita tidak boleh puas diri sampai di sini. Ke depan, kita harus mampu mempertahankan prestasi yg sudah kita capai ini sehingga untuk tahun-tahun mendatang akan semakin baik dan semakin baik lagi,” katanya bangga.

**(Kis/Red).

Bagikan

Also Read

Tinggalkan komentar