Total 171 Desa Di Lamongan Baru Kebagian BLT Dana Desa, Bagaimana Desa Yang Lain ?

31

Rakyatnesia.com – Banyak masyarakat menanti dana Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD termasuk di Kabupaten Lamongan. Meskipun sudah disalurkan namun realisasi sampai saat ini baru 171 desa dari 462 yang mendapatkan dana bantuan tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lamongan Khusnul Yaqin, MSi menyampaikan, pekan ini beberapa desa memang baru mencairkan BLT dari anggaran DD.

Hal ini karena desa-desa baru melaksanakan musyawarah desa (musdes). “Yakni terkait penetapan keluarga penerima manfaat (KPM) BLT tersebut,” ujar Khusnul, Rabu (20/5).

Khusnul menegaskan, untuk BLT DD ini ia telah mengimbau pada seluruh camat untuk segera merealisasikannya dalam waktu dekat. Targetnya sebelum Lebaran semua desa telah melakukan pencairan bantuan sosial ini. “Sebelum lebaran BLT Dana Desa harus sudah dicairkan semua,” ujarnya.

Untuk realisasi Mei masing-masing KPM menerima uang tunai sebesar Rp 600 ribu. Akan diberikan selama 3 bulan. Terhitung sejak April hingga Juni 2020.

Menurut Khusnul, tujuan utama BLT DD ini adalah untuk membantu meringankan kebutuhan pokok warga yang terdampak Covid-19. Terutama bagi mereka yang tidak terjaring atau tidak menerima bantuan sama sekali. “Baik bantuan PKH, BPNT, BST dan bantuan lainnya,” jelasnya.

Selama pandemi Covid-19 ini, ia menyarankan pada warga untuk membeli kebutuhan pokok secukupnya.”Harapannya masyarakat bisa meman faatkan bantuan ini untuk keperluan sehari-hari. Karena adanya Covid-19 ini banyak yang berhenti bekerja dan berwirausaha,” jelasnya.

Salah satu penerima bantuan, Sukriyah mengaku bersyukur setelah mendapat BLT DD tersebut. Ia sangat berterimakasih kepada pemerintah yang telah merealisasikan bantuan. “Alhamduliillah, alkan saya gunakan untuk belanja kebutuhan hidup sehari-hari,” pungkasnya. (sumber: bangsalonline)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More