Kok Tega, Kakek Penjual Ayam Ini Kena Gendam Di Lamongan, Uang Rp 900rb Raib dibawa Kabur

627

Berita Lamongan – Malang nasib seorang kakek bernama Mbah Oge, dia harus merasakan pedihnya terkena gendam ketika berjualan ayam, karena hal ini uang jualan miliknya Rp 900rb raib dibawa tukang gendam tersebut.

Purnomo mengatakan, saat itu Mbah Oge digendam oleh oknum tak dikenal didepan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kabupaten Lamongan, Provinsi Jawa Timur.

Akibat kejadian yang menimpannya itu, Mbah Oge terlihat menangis, lantaran uang hasil dagangnya ini lenyap tanpa sisa. Padahal uang hasil dagang ayam tersebut tidak semua miliknya.

Sebagian ayam dari dagangannya, ia peroleh dari titipan ayam peliharaan tetangga.

Sehingga betapa menyesalnya Mbah Oge setelah dirinya sadar baru saja digendam orang yang tidak dikenalinya.

Karena khawatir pada nasib uangnya yang hilang, dirinya bahkan rela menunggu hingga larut malam di sebuah warung.

“Infonya (dari) bapaknya (Mbah Oge) menangis kehilangan uangnya, makanya sampai malam nunggu di warung ini,” jelas Purnomo.

Mbah Oge berharap, uang hasil dagangannya yang hilang itu dapat segera kembali. Naas, pelaku yang membawa kabur uang Mbah Oge tak kunjung datang menghampiri dan mengembalikan uang Mbah Oge.

Dikutip dari akun media sosial masyarakat @infolamongan pada Selasa (4/5/2021), Mbah Oge tertipu oleh segerombolan orang yang menghampirinya dengan menggunakan mobil sejenis Avansa.

“(Pelaku) naik mobil warna hitam seperti Avansa,” tulisnya.

Dirinya dihampiri 2 orang perempuan dan laki-laki dengan mengendarai mobil.

“Jadi ceritanya pas di depan Lapas Lamongan, Mbah Oge ini disamperin 2 orang cewek dan cowok bawa mobil,” tulis akun tersebut.

Tak berhenti di situ, Mbah Oge lantas diminta untuk masuk ke dalam mobil oleh pelaku.

Menurut informasi dari akun tersebut, Mbah Oge berniat diajak duduk di dalam mobil untuk sekedar berteduh dari panas matahari.

“Rene sek mbah ngadem (kesini dulu mbah, berteduh),” tulis akun tersebut.

Namun setelah keluar dari mobil, dirinya tidak mengingat bagaimana kejadian tersebut berakhir.

Mbah Oge yang saat itu sedang menangis dan lemas memikirkan kerugiannya, juga merasa bingung dari mana mendapatkan modal lagi.

Kabar ini akhirnya sampai ke Aipda Purnomo, dan dirinya lantas membantu Mbah Oge tanpa pamrih.

Purnomo direncanakan akan datang mengunjungi kediaman Mbah Oge dan lantas akan memberikan santunan untuk mengganti uang hasil dagangannya yang hilang.

“Nanti malam kami, akan gantikan seluruh uangnya yang di ambil pelaku gendam, kasihan Beliau, senilai Rp 1 juta ,” pungkas Purnomo. (sumber : tribunnews.com)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More