Wabup Bojonegoro: Pembangunan Jembatan Penghubung Malo – Kasiman, Harus Segera Diselesaikan

155

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) –  Wakil Bupati Bojonegoro Drs H Budi Irawanto,M.Pd mengunjungi pembangunan jembatan Penghubung antara kecamatan Malo dengan kecamatan Kasiman, yang berada di Desa Tambakromo, Kecamatan Malo, Senin (30/11/2020).

Agar pengguna jalan tetap bisa melintas dibuatlah Jembatan Darurat di samping pembangunan jembatan tersebut. Namun, jembatan darurat tersebut putus karena diterjang banjir bandang yang melanda, Minggu (29/11/2020) sore.

Wakil Bupati Bojonegoro Budi Irawanto dengan didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum,  Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Bojonegoro, Retno Wulandari, berkenan mengunjungi lokasi proyek jembatan tersebut.

Ada yang menarik, Wabup Budi irawanto dan Kadis PU Bina Marga dan Tata Ruang Bojonegoro Retno Wulandari itu, bersama-sama ikut membantu memperbaiki jembatan darurat yang putus itu.

“Jembatan darurat ini adalah akses utama masyarakat dariKecamatan Malo ke Kecamatan kasiman atau sebaliknya sehingga tanpa jembatan darurat ini warga tidak bisa melakukan aktifitas apa-apa,” ungkap pria yang akrab disapa Mas Wawan itu, serius.

Wabup Bojonegoro: Pembangunan Jembatan Penghubung Malo - Kasiman, Harus Segera Diselesaikan 1
Wabup Bojonegoro Drs H Budi Irawanto,M.Pd, didampingi Kepala Dnas PU Bina Marga dan Tata Ruang Kabupaten Bojonegoro Retno Wulandari, saat meninjau pembangunan Jembatan Malo – Kasiman, Senin (30/11/2020).

Lanjutnya, jika warga hendak bepergian ke Kecamatan Malo maupun ke Kecamatan Kasiman maka harus menggunakan jalan yang memutar,” kata Mas Wawan menegaskan.

Pria kelahiran Bojonegoro itu berharap untuk perbaikan jembatan harus segera diselesaikan atau segera rampung. Pasalnya, saat ini sudah berada di musim penghujan sehingga rawan terjadi bencana banjir bandang.

“Jika jembatan yang dibangun belum jadi dan belum bisa dilintasi dan terjadi banjir bandang lagi, maka bisa jadi jembatan darurat itu putus lagi. Oleh karena itu pekerjaan jembatan ini, harus segera di selesaikan,” ujar Mas Wawan, saat meninjau jembatan tersebut.

Di akhir komentarnya, Wabup berharap agar proyek jembatan ini terus dipantau, karena tutup buku sudah semakin dekat.

“Tutup buku diperkirakan tanggal 23 Desember mendatang. Sehingga semua proyek harus sudah selesai saat tutup buku itu. Kami mengharapkan agar masyarakat ikut mengawasi pembangunan Bojonegoro. Jangan sampai kualitas dan mutu pembangunan jelek karena masyarakat yang akan menerima dampaknya,” pungkasnya.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More