Wabup Bojonegoro: Melalui Pelatihan Ini, Disperinaker Harus Mampu Mengurangi Pengangguran dan Mencetak Pengusaha Baru

167

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Guna memulihkan perekonomian di masa pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menggelar Pelatihan Kewirausahaan dan Pelatihan Keterampilan Kerja Berbasis Masyarakat oleh Dinas Perindustrian dan tenaga Kerja (Disperinaker) Bojonegoro, Jawa tmur.

Kegiatan pelatihan pengelasan digelar di SMKN 4 Bojonegoro yang berada di Jalan Raya Sukowati, Kapas, Bojonegoro dan pelatihan servie Hadphone (HP) yang digelar di Kantor MWC NU Kalitidu, Bojonegoro, Kamis (19/11/2020), sekira pukul 10:00 WIB.

Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Drs. H. Budi Irawanto, M. Pd berkenan menyempatkan waktu untuk berkunjung ke pelatihan Pengelasan dan Pelatihan Servise Handpone tersebut.

Mas Wawan – demikian, Wabup Bojonegoro Budi Irawanto, akrab disapa – mengatakan bahwa  salah satu persoalan besar saat ini adalah ledakan angka pengangguran. Menurutnya, pengangguran terjadi karena banyaknya perusahaan yang metutup usahanya akibat dari adanya Pandemi Covid-19 itu.

Masih menurut Mas Wawan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro harus hadir memberikan solusi konkret kepada masyarakat. Salah satunya adalah dengan memberikan keterampilan kepada masyarakat sehingga bisa menangkap peluang yang ada.

“Pelatihan yang diadakan oleh pemerintah kabupaten ini, bertujuan agar masyarakatnya dapat menangkap peluang dari berbagai potensi yang ada. Sehingga bisa menjadi pasar yang memperkuat ekonomi semua rumah tangga yang dipimpinnya itu,” ungkapnya.

Orang nomor dua di Lingkungan Pemkab Bojonegoro itu berpesan, agar peserta pelatihan  untuk tetap fokus. Yakinlah dengan langkah yang dilakukan saat ini, adalah untuk mendapatkan penhasilan yang lebih baik lagi.

“Kelemahan kita itu selalu pada fokus. Fokus itu sedikit maunya banyak tahunya. Kalau kita ini kan banyak maunya tapi sedikit tahunya,” Ucap Mas Wawan sambil bercanda dengan para peserta pelatihan tersebut.

Di akhir bincang-binangnya, Mas Wawan menyatakan bahwa pelatihan seperti ini terus ditingkatkan sehingga bisa menciptakan pengusaha pengusaha baru, dan mengurangi pengangguran di Bojonegoro ini.

“Setelah pelatihan ini, harus ada tindak lanjut dari dinas terkait, jangan sampai program ini hanya berjalan gugur tugas tanpa ada output yang jelas,” pungkasnya.

Wabup berharap setelah pelatihan ini, Disperinaker harus bisa berkolaborasi dengan dinas terkait agar peserta bisa mendapatkan akses pemasaran, permodalan dan perizinannya.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More