Profil dan Perjalanan Karir Eden Hazard: Berlatih di Prancis, Bersinar di Chelsea, Tenggelam di Real Madrid

Panjoel Kepo

Bagikan

rakyatnesia.com – Belgia baru saja kehilangan salah satu pesepakbola terbesar mereka, Eden Hazard, yang telah mengumumkan pensiun dari dunia sepak bola. Berikut adalah sekilas profil dan perjalanan karir singkat Eden Hazard.

Eden Hazard lahir di La Louviere, Belgia, pada tanggal 7 Januari 1991. Ia lahir dalam keluarga yang penuh dengan bakat sepak bola, dengan kedua orang tuanya, Thierry dan Carine Hazard, juga memiliki pengalaman dalam dunia sepak bola.

Ayahnya, Thierry, memiliki karir di klub divisi kedua Belgia, La Louviere, sementara ibunya, Carine, pernah menjadi seorang striker di Divisi Pertama Sepak bola Belgia. Kedua orang tuanya memberikan dasar yang kuat dalam sepak bola bagi Eden.

Eden adalah anak sulung dari empat bersaudara, dan sepertinya bakat sepak bola mengalir dalam darah keluarganya. Tiga saudara kandungnya, Thorgan, Kylian, dan Ethan Hazard, juga telah menjalani karir sepak bola yang sukses dan berbakat, menjadikan keluarga Hazard sebagai salah satu keluarga sepak bola paling terkenal di Belgia.

Baca Juga  Brazil Dan Argentina Saling Memperebutkan Piala Dunia Qatar 2022

Awal Karir dan Bersemi di Lille

Hazard sudah mengenyam pendidikan sepak bola sejak usia empat tahun. Ia bergabung dengan klub lokal yaitu Royal Stade Barinois, di mana para pelatihnya sudah mengendus bahwa ia memiliki bakat yang spesial.

Ia lalu pindah ke AFC Tubize di tahun 2003 silam. Di klub ini, ia semakin berkembang dan kemudian diamati oleh pemandu bakat Lille. Ia kemudian ditawari kesempatan untuk bergabung dengan akademi Lille di tahun 2005.

Hazard tidak butuh waktu lama untuk bersinar di Lille. Di tahun 2007, ia berhasil menembus tim cadangan Lille sebelum Claude Puel mengorbitkannya ke tim utama Lille di usia 16 tahun.

Ia baru bermain secara reguler di tim utama lille di musim 2008/2009. Puncak performanya adalah membawa Lille menjadi juara Ligue 1 dan Coupe de France di musim 2010/2011.

Dengan performanya yang semakin ciamik, Hazard semakin diincar klub-klub top Eropa. Manchester United pada saat itu sangat mendambakan jasa sang winger.

Namun pada akhirnya, Hazard menolak tawaran MU itu. Ia lebih memilih untuk pindah ke rival Manchester United, Chelsea di tahun 2012 silam.

Baca Juga  Timnas Indonesia U-17 Mengalami Kekalahan 0-3 dari Eintracht Frankfurt

Di Chelsea, Hazard langsung menjelma jadi pemain kunci The Blues. Di musim perdananya ia berhasil mengemas 13 gol dari total 62 penampilan bagi ti masal London Barat tersebut.

Dari musim ke musim, ia konsisten menjadi pemain terbaik Chelsea. Ia berhasil mempersembahkan dua trofi Premier League, satu trofi FA Cup, satu trofi EFL Cup dan dua trofi Liga Europa untuk The Blues.

Di akhir musim 2018/2019, sudah beredar rumor bahwa Hazard ingin pindah klub. Pada saat itu Real Madrid santer dikabarkan ingin mengamankan jasa sang pemain.

Benar saja, di tanggal 7 Juni 2019, El Real mengumumkan bahwa mereka berhasil mendapatkan jasa Hazard. Mereka menyetorkan uang sekitar 100 juta Euro ke Chelsea untuk tanda tangan Hazard.

Diharapkan menjadi pengganti Cristiano Ronaldo yang pindah ke Juventus di tahun sebelumnya, performa Hazard di Real Madrid justru memble. Sejak musim pertama ia terus menerus dibekap cedera.

Baca Juga  Ini Alasan Masont Mount Tinggalkan Chelsea Untuk Manchester United

Tak ayal empat musim bersama Real Madrid, Hazard hanya tampil sebanyak 76 kali untuk Los Blancos. Ia juga hanya mampu mengemas tujuh gol selama emapt tahun di Ibukota Spanyol.

Dengan kondisinya yang terus menerus mengalami cedera, manajemen Real Madrid memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrak Hazard di musim panas 2023 kemarin.

Ia sempat dikaitkan dengan beberapa klub. Namun pada tanggal 10 Oktober 2023, Hazard memutuskan pensiun dari dunia sepak bola.

Karir Internasional

Di level tim nasional, Hazard merupakan pemain langganan timnas Belgia. Ia membela hampir seluruh kategori umur The Red Devils.

Saat ia berusia 17 tahun, ia dipromosikan ke tim utama Belgia. Ia diberi kesempatan oleh Rene Vandereycken untuk membela The Red Devils.

Hazard sendiri masuk dalam generasi emas Belgia. Di mana timnas Belgia pada saat itu diperkuat pemain-pemain berbakat seperti Axel Witsel, Vincent Kompany, Kevin De Bruyne, Romelu Lukaku, Thibaut Courtois, dan Toby Alderweireld.

Timnas Belgia pada era itu memang tampil menakutkan. Pencapaian terbaik Hazard bersama timnas Belgia adalah menjadi juara tiga di Piala Dunia 2018.

Bagikan

Panjoel Kepo

Wartawan Media berpengalaman dari Kota Soto Lamongan, Lihai menulis berbagai macam informasi, mulai dari olahraga, entertainment, Musik dunia viral media sosial dan berbagai macam lainnya.

Related Post