Warga Rengel Tuban Ini Tewas Karena Sakit Yang Dideritanya, Saat Berhalal bihalal di Sukosewu, Bojonegoro

0 118

BOJONEGORO (Rakyat Indepneden)- Sulikan (39) seorang warga Desa Kebonagung, RT 001, RW 004, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, yang berhalal bihalal ke kerabatnya yang bernama Tasrib (52) di Desa Pacing RT 16, RW 04, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, justru malah tewas saat sedang berma’af-ma’fan itu, Sabtu (1/7/2017) sekira pukul 17:00 wib.

Kejadian nahas itu bermula, saat korban hendak berhalal bihalal ke rumah keluarganya yang berada di Desa Pacing, Kecamatan Sukosewu, Bojonegoro itu. Korban melakukan perjalanan berangkat dari rumahnya di Desa Kebonagung, Kecamatan Rengel sekira pukul 12:30 wib dan korban tiba di rumah keluarganya di Desa Pacing itu, sekira pukul 13:40 wib.

Namun, setelah setengah jam bertamu, korban mengeluh kalau perutnya terasa kembung dan oleh Tasrib akhirnya korban dibawa untuk berobat ke sebuah Polindes yang berada Desa Pohbogo, Kecamatan Balen, yang tak jauh dari rumahnya. Akan tetapi, sepulangnya dari polindes tersebut, korban malah kejang-kejang dan muntah-muntah hingga membuat tubuhnya lemes dan tak sadarkan diri. Akhirnya, korban menghembuskan nafas yang terakhir kalinya alias tewas di rumah familinya dalam kondisi berhalal bihalal itu, Sabtu (1/7/2017) sekira pukul 17:00 wib.

Karena kejadian tersebut, Tasrib melaporkan peristiwa itu kepada perangkat desa setempat, hingga laporannya diteruskan ke Polsek Sukosewu. Guna mengetahui penyebab kematian korban, sehingga korban dilakukan pemeriksaan oleh tim Medis dari Puskesmas Sukosewu dengan disaksikan anggota Polsek Sukosewu, Koramil Sukosewu dan Satpol PP Kecamatan Sukosewu serta Perangkat desa setempat.

Kapolsek Sukosewu AKP Pujiono membenarkan adanya kejadian, dimana ada seorang warga Rengel yang berhalal bihalal di rumah kerabatnya di Desa Pacing dan meninggal dunia karena sakit yang dideritanya.

“Sulikan (39) dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis karena serangan jantung atau yang biasa disebut penyakit angin duduk. Hal itu, dikarenakan dalam pemeriksaan korban, tak ditemukan bukti kekerasan atau penganiayaan sebelum korban meninggal dunia tersebut sehingga korban langsung diserahkan kepada keluarganya,” tegas Kapolsek Sukosewu AKP Pujiono, Sabtu (1/7/2017).

Masih menurut Kapolsek, selanjutnya korban langsung diserahkan kepada keluarganya untuk dibawa pulang ke rumah duka yang ada di Desa Kebonagung, RT 001, RW 004, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, untuk segera dimakamkan. **(Kis/Har).

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More