Portal Berita Bojonegoro Lamongan
FeaturedKesehatan

Wabup Bojonegoro Prihatin Adanya Data Covid-19 yang Tak Akurat. Tak ada Sinkronisasi Data di Rumah Sakit dengan Dinkes

BERITA BOJONEGORO (RAKYATNESIA) – Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Drs H, Budi Irawantyo,M.Pd, prihatin dengan adanya keresahan warga mengenai informasi kurang akuratnya data tentang jumlah warga di Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, yang terkonfirmasi Covid-19.

Menindak lanjuti hal itu, Wabup Bojonegoro H. Budi Irawanto, langsung mencocokan data pasien di RSUD R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) , ternyata terdapat kurang sinkronisasi tentang kesamaan data Covid-19 tersebut.

Karena, Wabup yang akrab disapa Mas Wawan itu geram. Kemudian dia meminta agar semua pihak sinkron dalam pendataan jumlah yang terkofirmasi Covid-19. Pasalnya data yang di berikan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 berbeda dengan kondisi yang sesungguhnya di lapangan.

Baca Juga  Hamil 8 bulan, Wanita Asal Jampet, Ngasem Ini, Nekat Bunuh diri di Jembatan Kaliketek. ini Kronologinya

“Padahal, data adalah kunci dalam penanganan pandemi ini sehingga data harus benar dan betul-betul akurat,” kata Mas Wawan menegaskan.

Menurutnya, tanpa data yang akurat, Pemkab Bojonegoro tidak bisa melakukan analisa yang benar, sehingga solusinya pun tidak tepat. Begitu pun masyarakat. Ketidak akuratan data itu, bisa menyebabkan menurunnya tingkat kewaspadaan masyarakat.

Baca Juga  Jokowi Tolak Permintaan Zelensky Kirim Senjata, Kenapa ?

“Kami kwatir dengan lonjakan jumlah terkonfirmasi positif Covid-19 akan terus berlangsung. Oleh karena itu, pihaknya terus mengoptimalkan pengawasan terhadap Gugus Tugas Percepatam penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro itu,” ungkapnya.

1 2Next page

Sukisno

Jurnalis Utama Rakyatnesia.com Dan Sudah di dunia jurnalistik selama lebih daro 30 tahun, sebelumnya juga pemilik dari Media Cetak Media Independe, Rakyatindependen.com
Back to top button