Portal Berita Bojonegoro Lamongan
Nasional

Menhub: Vaksinasi di simpul transportasi bukti perhatian pemerintah

Menhub: Vaksinasi di simpul transportasi bukti perhatian pemerintah 1

para pelaku transportasi adalah yang interaksinya sangat tinggi dengan masyarakat, dan kemudian mobilitas ke luar kota juga sangat tinggi, sehingga kita berikan prioritas

Jakarta (rakyatnesia) – Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengatakan vaksinasi massal yang dilakukan di simpul-simpul transportasi adalah bukti perhatian pemerintah kepada para pelayan transportasi publik.“Kami sangat bersyukur para pelayan transportasi publik bisa mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan vaksinasi. Saya atas nama Menteri Perhubungan mengucapkan terima kasih kepada bapak Presiden dan Kemenkes yang telah memberikan perhatian yang luar biasa bagi mereka,” kata Budi Karya Sumadi usai mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi massal yang dilaksanakan di tiga simpul transportasi di Jakarta, Kamis.

Baca Juga  Hilal Lebaran 2022, Muhammadiyah Dan Pemerintah Kemungkinan Bareng

Budi Karya mengungkapkan, para pelayan publik transportasi mulai dari pilot, masinis, pramugari, hingga pengemudi angkutan online dan juga para pegawai Kementerian Perhubungan telah mendapatkan alokasi vaksinasi dari Kemenkes.

“Vaksinasi ini penting untuk dilakukan agar kepercayaan diri para pelayan publik transportasi semakin meningkat dalam melaksanakan tugasnya. Sehingga kegiatan pelayanan transportasi baik penumpang maupun logistik tetap dapat berjalan dengan baik dan para insan transportasi bisa bertahan dari pandemi ini,” ujarnya.

Baca Juga  Tinjau Pelabuhan Merak, Kapolri Apresiasi Masyarakat Yang Mudik Lebih Awal

Pada hari ini, Kamis (10/6) Presiden Joko Widodo meninjau kegiatan vaksinasi yang dilakukan di tiga titik simpul transportasi, yaitu di Terminal Kampung Rambutan, Pelabuhan Tanjung Priok, dan Pelabuhan Sunda Kelapa.

Presiden mengatakan vaksinasi terhadap para pelaku transportasi dilakukan untuk memberikan perlindungan dari risiko penyebaran Covid-19.

1 2Next page
Klik Baca Lebih Lanjut
Back to top button