Ibunda Kopda Mes Khoirul Faizin, Korban KRI Nanggala 402 Dari Bojonegoro Sudah Punya Firasat Buruk

386

Berita Bojonegoro – Kopda Mes Khoirul Faizin adalah salah satu awak yang menjadi korban dalam tenggelamnya KRI nanggala-402. Sebelum kapal selam tersebut hilang, sang ibu merasakan hal yang tidak biasa pada matanya. Soal itu disampaikan istri Khoirul, Alifatuz Zuhria (35). Menurutnya, sekitar mata kiri ibu mertuanya seperti berdenyut-denyut.

“Ibu Mas Faizin itu sebelum kejadian cerita kalau matanya sebelah kiri kalau nggak lupa ya, itu kedhuten terus. Dan bilang ono opo ya iki kok mripatku kedhuten terus (dan bilang ada apa ya, kok mataku berdenyut terus),” kata Alifatuz, Sabtu (24/4/2021).

Khoirul merupakan anak ketiga dari empat bersaudara dari pasangan Ikhyak dengan Siti Musarofah. Namun sang ayah sudah meninggal.

Khoirul dan keluarga besarnya tinggal di Desa Ngraseh, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Hingga saat ini, pihak keluarga masih berharap Khoirul dan awak KRI Nanggala-402 lainnya selamat.

“Kami berharap Mas Faizin selamat bersama semua teman-temannya. Mohon doanya,” imbuh Ifa, panggilan akrabnya.

Saat ini Ifa memilih untuk menenangkan keluarga dan ketiga anaknya. Bahkan mereka menghindari berita di TV untuk sementara.

“Saya ndak berani lihat TV saat ini. Jadi perkembangan kabar kami pantau dari grup WA para ibu-ibu Nanggala,” lanjutnya.

Khoirul menjadi awak KRI Nanggala-402 sejak 2010. Ia selalu pulang setiap pekan.

KRI Nanggala-402 hilang kontak dalam latihan penembakan torpedo di Selat Bali pada Rabu (21/4) dini hari. Kapal selam tersebut dioperasikan 53 awak. Oksigen yang tersedia diperkirakan habis dini hari tadi pukul 03.00 WIB. (sumber:detik.com)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More