Sambut Program BKD 2021, Sebanyak 453 Peserta Ikuti Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa

129

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Pemkab Bojonegoro melalui Badan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah (BPKAD)  menggelar Bimtek Pengelolaan Keuangan Desa yang bakal diselenggarakan sejak tanggal 8 – 13 April 2021 mendatang.

Bimtek diikuti oleh 453 Peserta yang terdiri dari Kepala Desa serta pejabat teknis dari OPD dan Kecamatan yang menangani bantuan keuangan kepada desa. Kegiatan diselenggarakan di ruang Gedung Angling Darma Lantai 2, Lingkup Kantor Pemkab Bojonegoro, di Jalan P Mas Tumapel 1, Bojonegoro Kamis (8/4/2021).

Kepala BPKAD Bojonegoro Luluk Alifah, SE, MM, dalam laporannya menyampaikan bahwa Bimtek ini adalah upaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan teknis bagi Pelaksana di SKPD dan Kecamatan serta Aparatur Pemerintah Desa dalam Pengelolaan keuangan kepada desa.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dalam kata sambutannya menyampaikan bahwa, dengan semakin besarnya anggaran bantuan keuangan kepada desa baik yang bersifat umum maupun  yang bersifat khusus, maka diperlukan kemampuan teknis yang baik  dalam  pengelolaannya.

“Mengingat tertib perencanaan, penganggaran dan pertanggungjawaban keuangan  desa adalah bentuk dari terwujudnya Good Governance dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Desa. Maka selaku Penerima Bantuan Keuangan  bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan bantuan keuangan yang diterimanya.” Kata DR Hj Anna Mu’awanah menegaskan.

lebih lanjut Anna Mu’awanah menyampaikan, sebagian besar bantuan keuangan yang diberikan kepada Desa pada tahun anggaran 2021, secara khusus diarahkan pada percepatan terwujudnya penyediaan infrastruktur perdesaan,

“Dengan dibangunnya infrastruktur perdesaan itu, diharapkan akan  semakin memperlancar akses  di wilayah perdesaan dan berujung pada kemajuan desa, baik dari sisi perekonomian maupun pemberdayaan masyarakat desa,” ungkap Bupati wanita pertama di Bumi Angling Dharma itu.

Masih menurut Bupati Bojonegoro, sebagaimana komitmen Pemerintah Kabupaten  Bojonegoro yaitu tentang peningkatan akses infrastruktur yang tidak hanya terjadi di wilayah-wilayah di sekitar ibu kota Kabupaten, akan tetapi merata diseluruh wilayah kabupaten Bojonegoro, termasuk didalamnya wilayah-wilayah terdalam dan yang sebelumnya terpinggirkan.

Ditambahkan, mengingat urgensi dari pemberian bantuan keuangan diatas, Bupati berharap, agar para Kepala Desa, untuk memegang komitmen atas Pengelolaan Bantuan Keuangan dengan mematuhi dan melaksanakan prinsip pengelolaan keuangan desa.

Tampak hadir, Sekda Bojonegoro Hj Nurul Azizah, Asisten, Kepala SKPD yang membidangi Bantuan Keuangan Desa, Camat, Nara Sumber dan para peserta bimtek tersebut.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More