Temuan Mayat Di Proyek Bangunan Sukomulyo, Lamongan

moch akbar fitrianto

Temuan Mayat Di Proyek Bangunan Sukomulyo, Lamongan
Bagikan

Berita Lamongan – Temuan Mayat kembali terjadi di Lamongan, kali ini Jasad tersebut warga Dari Rangge, Kecamatan Lamongan bernama Ismulyanto berusia 76 tahum. Dia ditemukan di Sungai Proyek Pembangunan Perumahan di Jl Pahlawan Sukomulyo. Saksi Nurkan (40) mengungkapkan, saat itu dirinya sedang mandi di aliran sungai, area pembangunan perumahan sebelah barat.

Usia mandi, saksi hendak melaksanakan salat dzuhur di tanah lapang masuk dalam area proyek tempatnya bekerja sebagai pekerja bangunan.

Ketika itulah saksi melihat ada sesosok jasad laki-laki yang berada di aliran sungai, saluran pembuangan proyek

Baca Juga  Ketua DPRD Abdul Ghofur Bakal Calonkan Diri Sebagai Pemimpin Lamongan Di Pilkada Mendatang

Baca juga : Jamaah Haji Lamongan Dapat Kloter Awal, Berangkat Mulai 11 Mei 2024

“Posisi jasad tenggelam hampir seluruh badan. Hanya bagian kepala yang kelihatan di permukaan,” ungkap saksi saat memberikan kesaksian di Polsek Kota Lamongan.

Posisi kepala menghadap ke arah barat atau miring ke kiri dengan kondisi jasad tersangkut tanam sejenis kangkung.

Saksi menghubungi rekan kerjanya, Khafid Afrizal Aulia (30) dan memberitahukan ada jasad di aliran sungai, saluran pembuangan proyek pembangunan perumahan.

Kesaksian keduanya kemudian dilaporkan ke manager proyek, Erick Wahyu Saputra Wibawa dan menginformasikan ke anggota Polsek Lamongan Kota.

Baca Juga  Sejarah Sego Boran Lamongan, Yang Sudah Ada Sebelum Indonesia Merdeka

Tidak lama kemudian, Kapolsek Kompol Mukhamad Fadelan, didampingi Pawas Ipda Muji Agung, Panit Reskrim, Ipda Jokp Priyanto, Panit Samapta, Aiptu Hari Widodo, Panit Binmas, Aiotu Agus M, anggota reskrim Bripka Andik Afrianto, Bripka Lutfi Abdi, Briptu M Hafidz bersama tim INAFIS Polres Lamongan bertandang ke TKP.

Korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Soegiri untuk dilakukan pemeriksaan medis.

“Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut dan tidak menuntut pihak manapun, serta menolak untuk dilakukan autopsi mayat diperkuat dengan surat pernyataan,” kata Kapolsek Lamongan, Fadelan.

Baca Juga  Alun Alun Ramai Sesak, Pada Anniversary Persela ke 57

Hasil pemeriksaan medis RSUD Soegiri Lamongan, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda bekas penganiayaan.

Korban mempunya riwayat penyakit alzheimer dan demensia.

Saat dievakuasi, korban mengenakan kaos warna abu-abu dengan tulisan “Omahku rangge RT 02/RW 01, Lamongan”

Keluar terakhir dari rumah diketahui keluarga Sabtu (23/3/2024), dan dilaporkan hilang ke Polsek Lamongan Kota.

Bagikan

Also Read