Rakyatnesia.com
Beranda Featured Kedewan Miliki Ratusan Sumur Minyak Tua, Miliki Tugu Yang Atasnya Dikasih Ban Bekas

Kedewan Miliki Ratusan Sumur Minyak Tua, Miliki Tugu Yang Atasnya Dikasih Ban Bekas

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Wilayah Kecamatan Kedewan berada 73 kilo meter barat Kota Bojonegoro. Kedewan merupakan Ibukota Kecamatan (IKK) yang mempunyai 5 (lima) desa yakni, Kedewan, Beji, Hargomulyo, Wonocolo dan Kawengan.

Selain itu, Kecamatan Kedewan juga memiliki sekitar 200 sumur minyak tua yang tersebar di Desa Wonocolo, Hargomulyo dan Beji dengan omzet minyak mentah miliaran rupiah pada setiap bulannya.

Dengan penghasilan minyak dari sumur tua yang dikelola warga itu, membuat masyarakat wilayah minyak itu banyak yang hidup serba kecukupan. Banyak ditemui rumah yang bagus dan mewah serta banyak pula yang memiliki kendaraan roda empat. Walaupun, ada juga warga yang miskin, tapi secara hitungan rata-rata, lebih banyak yang hidup berkecukupan.

Berdasarkan pantauan rakyatnesia.com di lapangan menyebutkan, kondisi pembangunan Ibukota kecamatan Kedewan itu, terlihat sangat tertinggal. Hal itu bisa dilihat dari minimnya pembangunan sarana dan prasarana di perkotaan. Belum ada gapura masuk Kota Kecamatan, belum ada trotoar, dan tugu masuk kota kecamatan yg bagus dan menambah keindahan kota Kedewan.

Kalau anda bepergian ke Kedewan, begitu masuk kota kecamatan anda akan melihat tugu yang berada di pertigaan yang di atasnya ada ban bekas tertera ada tulisan “Bojonegoro Asri”. Daerah penghasil minyak, mestinya di atas tugu itu ditaruh emas, perak atau benda-benda berharga lainnya.

“Iya, tugu yang diatasnya ada benda bulat itu adalah ban bekas. Kalau gak salah, pembangunan tugu itu pada saat bupatinya era Pak Atlan (almarhum) atau Pak Santoso. Karena Bojonegoro Asri itu, slogan Bojonegoro saat eranya Bupati Santoso. Kalau di era Bupati Suyoto kan Bojonegoro Matoh. Sampai saat ini, tugu itu belum direhab atau dibangun yang lebih bagus,” kata salah seorang warga Kedewan yang berinisial SL (52).

Sementara itu, Camat Kedewan Muhtarom saat hendak dikonfirmasi tentang “tugu ban” yang ada di pertigaan Kedewan itu, handphonnya tidak dapat dihubungi. Dari nomor yang dibungi di: 081359097xxx, oleh operator seluler, ada jawaban bahwa ‘nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi, mohon periksa kembali nomor tujuan anda’. **(Kis/Agung MD)

Bagikan:

Iklan