Viral, Yara Pottery Studio, Tempat Belajar Seru Membuat Gerabah

Nur Chafshoh

Bagikan

Rakyatnesia.com – Isu Viral Perihal Yara Pottery Studio, Tempat Belajar Seru Membuat Gerabah ini kian banyak dicari oleh pengguna internet – masyarakat online di Indonesia, Mulai dari para pengguna Media sosial Facebook, Tiktok, Instagram. Apakah anda telah membaca kisah menarik Yara Pottery Studio, Tempat Belajar Seru Membuat Gerabah ini, bila belum silahkan merasakan informasi viral ini diperkenalkan oleh kami untuk anda.

IIMS

Rakyatnesia.com – Yara Pottery Studio berlokasi di Jalan Juno No.2, RT.24/RW.05, Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, membuka program belajar, jasa pembakaran gerabah, dan menerima pesanan pembuatan gerabah berbagai bentuk seperti mangkuk, cangkir hingga souvenir.

Owner Yara Pottery Studio, Yarah Prihatini menjelaskan, dalam pelatihan yang dibuka oleh Yara Pottery Studio ini diperuntukkan oleh siapa saja. Kebanyakan yang mengikuti program belajar dari usia tujuh tahun hingga usia 20 tahun keatas.

Baca Juga  Viral, Ketum APPSI Sudaryono Lantik Pengurus DPW Sumatera Selatan Periode 2023-2028

Sekali pertemuan dikenakan biaya perorangan Rp 350 ribu, berdua Rp 660 ribu dan Grup minimal tiga orang, Rp 300 ribu perorang.

“Ada juga paket empat kali pertemuan mendapatkan semua materi dari pembentukan awal sampai pembakaran,” kata Owner Yara Pottery Studio, Yarah Prihatini kepada Rakyatnesia.com, Senin 30 Januari 2023.

Yara menjelaskan, untuk edukasi ada empat teknik yang diajarkan yakni teknik hand building, pottery date hand build, wheel throwing, dan bowl painting (melukis mangkuk).

“Namun, untuk pembuatan ada dua pilihan cara yang diperkenalkan yakni pembuatan secara manual menggunakan tangan (hand build) dan cara pembuatan menggunakan mesin (wheel throwing),” ucapnya.

Lanjutnya, untuk pembuatan manual menggunakan tangan (hand build) memiliki beberapa tehnik. Pertama, dicubit, biasanya untuk pembuatan, mug, gelas, mangkuk. Kedua, teknik slabing yang memakai alat bantu rol kayu penggilas. Ketiga, pilin (Coiling) yakni membuat bentuk panjang.

Baca Juga  Viral, 5 Cara Membangun Kebiasaan Makan Sehat, agar Tebiasa

“Sedangkan yang cara pembuatan menggunakan mesin (wheel throwing) itu tekniknya ada centering, supaya tanah tepat berada di tengah. Kemudian ada pulling up, pulling down, dan forming lalu pembentukan,” terangnya.

Yarah menuturkan, untuk membuat suatu gerabah menggunakan tanah stoneware dari Sukabumi. Sebab, Tanah stoneware ini mudah di bentuk. Untuk satu kilogram tanah stoneware bisa menghasilkan delapan item berukuran kecil.

Selanjutnya bagi gerabah yang sudah di buat oleh peserta yang mengikut pelatihan, kata Yarah, akan di kirim sekitar dua sampai tiga minggu setelah pembakaran. Sebab, gerabah yang sudah di buat akan di masukan ke dalam mesin pembakaran dan membutuhkan dua kali tahap.

Pertama, ada tahap pembakaran biskuit (pembakaran setengah matang) kemudian dilanjutkan dengan pembakaran matang dengan suhu 900 derajat celsius dengan waktu 8-10 jam.

Baca Juga  Baca Ini Contek! Lima Cara Asyik Merayakan Hari pengajar Sedunia Terbaru

“Jadi, pembuatan satu keramik atau karya membutuhkan satu Minggu,” jelasnya.

Sementara itu, Yara Pottery Studio juga memproduksi dan menjual gerabah seperti cangkir, mangkuk dan lainnya. Untuk harganya sendiri mulai dari Rp 50 ribu tergantung ukuran.

“Penjualan masih melalui Instagram, E-Commerce dan menitipkan di cafe-cafe terdekat yang berada di studio. Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu, omset Yara pottery dalam sebulan bisa mencapai empat hingga 10 juta,” ungkapnya. (Ibnu Galansa)

Copy Editor: Riyaldi

 

Simak Video Lainnya dan Kunjungi YouTube BogordailyTV


Nah Itu tadi Informasi viral Yara Pottery Studio, Tempat Belajar Seru Membuat Gerabah, jika anda menyenangi atau terkesan dengan tulisan ini, silahkan bagikan di media sosial kesayangan anda, biar sahabat – sahabat atau saudara tak tertinggal update info – informasi viral hal yang demikian.

Bagikan

Nur Chafshoh

Penulis merupakan blogger asal Sidoarjo kelahiran Gresik. Sudah menjadi ibu rumah tangga dan anak 1, berusaha gigih belajar dan berbagi dengan menulis.Pendidikan, S1 Komunikasi Penyiaran Islam UINSA.

Tags

Related Post