Kapolres Bojonegoro Pimpin Anev Perkembangan Penanganan Covid-19 Bersama Dinas dan Instansi Terkait

35

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Kapolres Bojonegoro, AKBP EG Pandia, SIK, MM, MH pimpin rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) terkait perkembangan Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (14/1/2021).

Dalam arahan Kapolres Bojonegoro bahwa terima kasih kepada seluruh tim gugus tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro baik jajaran Kodim 0813/Bojonegoro, Pemerintah Daerah dan instansi terkait yang tak henti-hentinya melakukan operasi yustisi dan himbuan protokol kesehatan kepada masyarakat.

Lanjut Kapolres, untuk saat ini kondisi perkembangan Covid-19 di Bojonegoro memasuki zona orange, dengan berubah menjadi zona orange kita agar tetap mawas diri dan jangan bosan-bosam mengingatkan kepada masyarakat.

“Agar masyarakat tetap disiplin serta mematuhi protokol kesehatan yakni 5 M, Memakai masker, Mencuci tangan, Menjaga jarak dan Menjauhi kerumunan serta mengurangi mobilitas,” ungkap Kapolres Bojonegoro AKBP EG Pandia kepada para awak media, Kamis (14/1/2021).

Lanjut Kapolres, bahwa prediksi pada akhir bulan Januari yang masih menjadi rangkaian puncak libur Natal tahun 2020 dan Tahun Baru 2021, dikhawatirkan akan timbul kluster baru. Untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 tetap dilaksanakan operasi yustisi secara berkelanjutan terutama di kawasan pasar-pasar tradisional.

Masih menurut Kapolres, dalam kesempatan Anev tersebut Kapolres mengucapkan terima kasih kepada Direktur RSUD Se-Kabupaten Bojonegoro dan RSI Aisiyah Bojonegoro terkait penambahan ruang isolasi di masing-masing rumah sakit tersebut.

“Dengan adanya rapat Anev ini untuk menyamakan persepsi kembali dalam penanganan Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro, sehingga penyebaran Covid-19 bisa kita minimalisir dengan harapan  Bojonegoro bisa berubah menuju zona kuning yang pada akhirnya bisa menjadi zona hijau,” ucap Kapolres Bojonegoro.

Selanjutnya, pengarahan tentang Anev penanganan Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro itu disampaikan oleh Kadinkes Kabupaten Bojonegoro, dr. Ani Pujiningrum. Dalam arahanya dijelaskan bahwa motivasi dan dukungan dari Polres Bojonegoro dan Kodim 0813/Bojonegoro,  serta instansi terkait.

Lanjut Kadinkes. Bojonegoro, dalam menangani Covid-19 dengan intens setiap hari untuk melaksanakan operasi yustisi, memberikan himbuan secara terus menerus untuk  memutus penyebaran virus corona di Kabupaten Bojonegoro. Untuk saat ini Kabupaten Bojonegoro memasuki zona orange berkat kerja keras tim gugus tugas penanganan Covid-19 baik dari TNI-Polri, Satpol PP yang telah melaksanakan kegiatan baik operasi yustisi, himbuan protokol kesehatan hingga ke tingkat Desa.

Masih menurut Ani Pujiningrum, terkait vaksinasi untuk Bojonegoro masuk jadwal gelombang 2, yaitu pada Bulan Februari 2021 dan rencana untuk penempatan vaksinasi di gedung INFALKES ( Instalansi Farmasi dan Alat Kesehatan) yang berada di Jalan Ahmad Yani, Bojonegoro Kota, dengan Pengamanan dan penjagaan dari pihak Kepolisian.

Disela-sela Anev penanganan Covid-19, Kapolres Bojonegoro saat ditemui para awak media ini menjelaskan Polres Bojonegoro melaksanakan Anev penanganan Covid-19 bersama-sama dengan instansi terkait untuk menyamakan persepsi langkah-langkah yang akan dilakukan pada 2021 untuk meminimalkan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bojonegoro.

Lanjut Kapolres, Selain itu pihaknya akan mempersiapkan strategi dengan meningkatkan peran serta keluarga dan ibu peduli keluarga dalam menekan Covid-19.

“Khusus untuk penanganan Covid-19, itu menjadi prioritas utama yang menjadi perhatian kami, dimana kami juga menjadi bagian dari Satgas Covid-19, berbagai kegiatan telah dilakukan baik preventif maupun penegakan hukum yang sudah berjalan,” kata AKBP EG Pandia menegaskan.

Ditambahkan, Polres Bojonegoro kembali menghidupkan Kampung Tangguh Semeru (KTS) menjadi bagian penting sebagai strategi penanganan Covid-19,dimana peran keluarga menjadi penting dalam penanganan Covid-19, apabila masing masing keluarga memahami dan mengerti tentang bagaimana bahaya dan penanganan Covid-19, maka otomatis akan meminimalisir penyebaran virus di lingkungannya.

Rapat Anev tersebut juga dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Bojonegoro, dr. Ani Pujiningrum, M.Kes, Kodim 0813/Bojonegoro, Pasi Ops, Lettu Totok, Kasatpol PP, Arif Nanang Sugianto, STTP, MM, Kepala BPBD Kabupaten Bojonegoro, Nadif Ulfa, Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Dani Rinawan dan para Direktur RSUD Se-Kabupaten Bojonegoro serta Direktur RSI Aisiyah Bojonegoro.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More