Jadwal Imsakiyah Bojonegoro Ramadhan 1442 H, Hari Ini

Jadwal Imsak Hari Ini Di Bojonegoro 2021

NOTANGGALIMSAKSUBUHTERBITDUHAZUHURASARMAGRIBISYA
11 Ramadan 1442 H04:0904:1905:3105:5911:3714:5517:3518:44
22 Ramadan 1442 H04:0904:1905:3105:5911:3614:5517:3418:44
33 Ramadan 1442 H04:0804:1805:3105:5811:3614:5517:3418:43
44 Ramadan 1442 H04:0804:1805:3105:5811:3614:5417:3418:43
55 Ramadan 1442 H04:0804:1805:3105:5811:3614:5417:3318:43
66 Ramadan 1442 H04:0804:1805:3105:5811:3514:5417:3318:42
77 Ramadan 1442 H04:0804:1805:3105:5811:3514:5417:3218:42
88 Ramadan 1442 H04:0804:1805:3105:5811:3514:5417:3218:42
99 Ramadan 1442 H04:0804:1805:3105:5811:3514:5417:3218:41
1010 Ramadan 1442 H04:0804:1805:3105:5811:3514:5417:3118:41
1111 Ramadan 1442 H04:0704:1705:3105:5811:3414:5417:3118:41
1212 Ramadan 1442 H04:0704:1705:3105:5811:3414:5417:3118:41
1313 Ramadan 1442 H04:0704:1705:3105:5811:3414:5417:3018:40
1414 Ramadan 1442 H04:0704:1705:3105:5811:3414:5417:3018:40
1515 Ramadan 1442 H04:0704:1705:3105:5811:3414:5417:3018:40
1616 Ramadan 1442 H04:0704:1705:3105:5911:3314:5417:2918:40
1717 Ramadan 1442 H04:0704:1705:3105:5911:3314:5317:2918:40
1818 Ramadan 1442 H04:0704:1705:3105:5911:3314:5317:2918:39
1919 Ramadan 1442 H04:0704:1705:3105:5911:3314:5317:2818:39
2020 Ramadan 1442 H04:0704:1705:3105:5911:3314:5317:2818:39
2121 Ramadan 1442 H04:0704:1705:3105:5911:3314:5317:2818:39
2222 Ramadan 1442 H04:0604:1605:3105:5911:3314:5317:2818:39
2323 Ramadan 1442 H04:0604:1605:3105:5911:3314:5317:2718:39
2424 Ramadan 1442 H04:0604:1605:3105:5911:3314:5317:2718:38
2525 Ramadan 1442 H04:0604:1605:3105:5911:3314:5317:2718:38
2626 Ramadan 1442 H04:0604:1605:3105:5911:3214:5317:2718:38
2727 Ramadan 1442 H04:0604:1605:3105:5911:3214:5317:2718:38
2828 Ramadan 1442 H04:0604:1605:3106:0011:3214:5317:2618:38
2929 Ramadan 1442 H04:0604:1605:3106:0011:3214:5317:2618:38
3030 Ramadan 1442 H04:0604:1605:3206:0011:3214:5317:2618:38

Langkah yang betul untuk ketahui Jadwal Imsakiyah Bojonegoro Kemang dengan menyaksikan waktu adzan Shubuh, bila Adzan Shubuh 04:45 karena itu masih di perbolehkan makan, minum dan sebagainya yang di bolehkan saat sebelum berpuasa.

Tidak boleh terdiam pada agenda Imsakiyah yang ada contoh 10 menit saat sebelum adzan shubuh, karena jika terbatasi waktu 10 menit awalnya karena itu sebenarnya sebagai terhitung orang orang yang melewati batasan.

Berikut penuturannya: وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمْ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنْ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنْ الْفَجْرِ “Makan dan minumlah sampai terlihat terang untukmu benang putih dari benang hitam, yakni fajar.” (Q.s. Al-Baqarah:187)

sudah diriwayatkan oleh Al-Bukhari (no. 1919) dan Muslim (no. 1092) dari Ibnu Umar dan Aisyah radhiallahu ‘anhum jika Bilal berazan dalam satu malam, selanjutnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, كُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يُؤَذِّنَ ابْنُ أُمِّ مَكْتُومٍ ، فَإِنَّهُ لا يُؤَذِّنُ حَتَّى يَطْلُعَ الْفَجْرُ “Makan dan minumlah sampai Ibnu Ummi Maktum berazan.Ia tidak mengumandangkan azan sampai fajar keluar.”

An-Nawawi rahimahullah berbicara, “Dalam hadits itu ada pembolehan makan, minum, terkait tubuh di antara suami-istri, dan semua hal (yang dibolehkan syariat, pent.) sampai fajar keluar. (Syarh Shahih Muslim, 7: 202)

Al-Hafizh Ibnu Bantai mengungkapkan, dalam Fathul Bari, 4:199, “Antara bid’ah yang mungkar ialah amalan yang dikarang-karang pada jaman ini, yakni seorang mengumandangkan azan ke-2 saat sebelum fajar keluar, (azan itu didengungkan) pada seputar sepertiga jam (lebih kurang 20 menit saat sebelum fajar, pent.) saat Ramadhan. dan disertai dengan mematikan lampu sebagai tanda dilaranginya minum dan makan untuk orang yang akan berpuasa, dengan asumsi orang yang melakukan sebagai wujud kehati-hatian dalam melaksanakan ibadah.

Syekh Ibnu Utsaimin ditanyakan mengenai beberapa orang yang batasi waktu imsak saat sebelum fajar, seputar seperempat jam awalnya. Beliau menjawab, “Ini terhitung bid’ah, tidak ada landasannya dari As-Sunnah.

Namun, yang betul, As-Sunnah berkebalikan dengan itu, karena Allah berfirman dalam kitab-Nya Al-‘Aziz, وَكُلُوا وَاشْرَبُوا حَتَّى يَتَبَيَّنَ لَكُمْ الْخَيْطُ الأَبْيَضُ مِنْ الْخَيْطِ الأَسْوَدِ مِنْ الْفَجْرِ “Makan dan minumlah sampai terlihat terang untukmu benang putih dari benang hitam, yakni fajar.” (Q.s. Al-Baqarah:187)

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda, إن بلالاً يؤذن بليل فكلوا واشربوا حتى تسمعوا أذان ابن أم مكتوم ، فإنه لا يؤذن حتى يطلع الفجر “Bilal berazan dalam satu malam, karena itu makan dan minumlah sampai Ibnu Ummi Maktum berazan. Ia tidak mengumandangkan azan sampai fajar keluar.”

Waktu imsak yang ditetapkan oleh beberapa orang ini sebagai tambahan yang tidak diharuskan Allah ‘azza wa jalla.

Dengan begitu, amalan ini batil dan termasuk perlakuan melebihi batasan dalam agama Allah. Benar-benar, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam sudah bersabda, هَلَكَ الْمُتَنَطِّعُونَ ، هَلَكَ الْمُتَنَطِّعُونَ ، هَلَكَ الْمُتَنَطِّعُونَ “Nahaslah beberapa orang yang melebihi batasan, nahaslah beberapa orang yang melebihi batasan, nahaslah beberapa orang yang melebihi batasan.” (H.r. Muslim, no. 2670)

Sunnah Sahur Waktu Puasa

Sesaat akan berpuasa, umat Muslim diharuskan untuk makan sahur. Seperti apakah saran sahur ala-ala Rasulullah?

Nabi Muhammad SAW menjelaskan makan sahur sebagai sisi dari beribadah puasa pada bulan Ramadhan. Nikmati makanan sesaat akan berpuasa dilaksanakan Rasulullah. Agar beribadah semakin karunia, turuti panduan sahur sama seperti yang ditempuh Rasulullah.

  1. Tidak boleh melewati sahur
    Makan saat pagi hari memanglah tidak gampang, apa lagi saat awalnya puasa. Tetapi Rasulullah menyarankan untuk makan sahur karena sahur masuk juga sebagai sisi dari beribadah puasa.

Rasulullah SAW tak pernah melewati sahur, bahkan juga dalam sebuah hadist dari Abdullah bin Al Harits dari teman dekat Rasulullah SAW, “Saya masuk menjumpai Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat ia makan sahur, beliau berbicara, “Sebenarnya makan sahur ialah barokah yang Allah beri pada kalian karena itu jangan sampai kalian meninggalkan.” (HR An Nasaa`i dan Ahmad).

  1. Sahur diakhir waktu

Anas radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan dari Zaid bin Tsabit radhiyallahu ‘anhu, “Kami makan sahur bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, selanjutnya beliau shalat, saya tanya (kata Anas):

Berapakah lama jarak di antara adzan dan sahur? Rasulullah menjawab, “Kurang lebih 50 ayat membaca Al Qur’an.” (HR Bukhari Muslim).

Disini kita ketahui, Rasulullah SAW selalu sahur diakhir waktu atau mendekati waktu Subuh. Dengan begitu perut akan berasa kenyang semakin lama bila dibanding makan sahur saat sedang malam.

  1. Minum dan makan seperlunya

Bila kamu makan banyak saat sahur dengan keinginan supaya bisa kenyang saat berpuasa, ini ialah langkah yang keliru. Supaya mendapatkan keberkahan, Rasulullah mengajurkan untuk minum dan makan sahur seperlunya dan tidak terlalu berlebih.

Bukanlah kenyang semakin lama, kebanyakan makan akan membuat mekanisme pencernaan terusik. Apalagi, apa saja yang terlalu berlebih pasti dibenci Allah SWT.

“Wahai anak cucu Adam! Gunakanlah bajumu yang baik pada tiap (masuk) mushola, makan dan minumlah, tapi tidak boleh terlalu berlebih. Benar-benar, Allah tidak menyenangi orang yang berlebih-lebihan.” (QS. Al-A’raf 7: Ayat 31)

  1. Makan beberapa butir kurma
    Tidak cuma bisa saja makanan buka puasa, kurma jadi makanan Rasulullah saat sahur. Buah kurma bahkan juga menjadi salah satu makanan Rasulullah yang dikonsumsi setiap saat, terhitung saat sahur.

Rasulullah bahkan juga menyebutkan kurma sebagai makanan terbaik untuk sahur sebelum Jadwal Imsakiyah Bojonegoro. “Sebagus-baik sahurnya seorang mukmin ialah korma.” (HR Abu Dawud, Ibnu Hibban, Baihaqi).

Kurma mempunyai gula alami yang bila diproses badan akan beralih menjadi energi yang paling diperlukan sepanjang jalani beribadah puasa. Maka janganlah bingung jika makan kurma dapat membuat perut berasa kenyang semakin lama.

  1. Tidak boleh tidur sesudah sahur

Beberapa orang berasa ngantuk selesai bersantap sahur. Apa lagi waktu memperlihatkan masih pagi hari, tetapi tidur sesudah makan sahur tidak disarankan Rasulullah.

Dibanding tidur, lebih bagus melaksanakan ibadah seperti sholat Subuh atau membaca AlQuran. Kecuali kurangi pahala puasa, tidur sesudah makan akan mempengaruhi kesehatan. Tidur sesudah sahur akan membuat kamu bisa lebih cepat lapar pada siang hari dan yang lebih kronis mengakibatkan kandungan asam lambung naik saat bangun tidur.

Imsakiyah Di Bojonegoro ini hari

Untuk kaum muslim di Kab. Bojonegoro ketahui agenda imsakiyah, waktu sholat subuh, zuhur, ashar, maghrib dan isya, ashar sepanjang bulan April punyai makna khusus. Ditambah pada bulan puasa Ramadhan.

Bulan Ramadhan sebagai waktu paling penting untuk kaum muslim. Di bulan ini kaum muslim bisa perbanyak beribadah sekalian memperbaikinya. Sholat fardhu lima saat yang sebagai beribadah harus pasti seharusnya digerakkan lebih khusyuk saat bulan Ramadhan. Jadwal Imsakikyah 2021

Yang lebih bernilai, sholat fardhu lima waktu harus ditangani sesuai waktunya.

Sholat fardhu dapat dikerjakan di dalam rumah atau mushola. Meskipun begitu, kaum muslim benar-benar disarankan menjalankan sholat fardhu di mushola dengan berjemaah, apa lagi pada Ramadhan.

Daftar Mushola di Kab. Bojonegoro

Untuk menjalankan sholat fardu, di Kab. Bojonegoro ada beberapa mushola ada. Tetapi ada banyak mushola iconic yang berada di wilayah ini. Contoh-contoh mushola itu, diantaranya:

Mushola Baiturrohman alamat Jl. Mushola Brenggolo, Kec.Kalitidu, Kab. Bojonegoro, Prov.Jawa Timur
Mushola “al muhajirin” alamat GRI
Mushola ‘JAMI’ATUL MUSLIMIN’ alamat dusun Duyungan kec. Sukosewu Kab. Bojonegoro
Mushola Baiturrohim alamat Sumberjo, rt.04
Mushola ghonim alamat Sumberjo, rt 6
Mushola BAITURROHMAN alamat Dusun Sumberejo RT. 9
Mushola Darussalam alamat JL. K.H. Hasyim Asyhari Kec.Bojonegoro
Mushola Mujahidin alamat Ds. sranak Rt. 4 Kecamatan Trucuk
Mushola Sabilil Muttaqin alamat TRUCUK RT. 03
Mushola FATKHUL iMAN alamat Ds. Trucuk Rt. 10
Daftar Tempat Favorite

Kecuali dapat jalankan beribadah di beberapa masjid itu, beberapa musafir dari kota lain dapat berkunjung beberapa tempat favorite di Kab. Bojonegoro ini. Berikut tempat favorite itu:

Gedung Pemkab Bojonegoro
Taman Talun
Makanan Ciri khas

Kecuali mushola dan tempat favorite, di Kab. Bojonegoro populer akan makanan uniknya. Makanan ciri khas itu diantaranya:

Keripik Jahe
Keripik Tempe
Ender-ender
Balung Kuwuk
Gethuk Lindri
Ledre
Serabi
Wedang Tape

Khasanah Keislaman Harian

Untuk lengkapi membuat bertambah khasanah keislaman juga penting untuk ketahui atau ingat kembali knowledge base dalam Islam. Berikut ialah khasanah keislaman yang digabungkan Tirto.id.

Puasa, dengan bahasa Arab “shiyam” atau “shaum”, secara literal memiliki makna meredam. Secara istilah, puasa diartikan sebagai mengendalikan diri semenjak terbitnya fajar sampai tenggelamnya matahari dari segala hal yang menggagalkan dengan niat karena Allah.

Puasa ialah beribadah yang posisinya spesial. Diriwayatkan dalam hadis qudsi, Allah berfirman, “tiap amalan anak Adam itu untuk dirinya, terkecuali puasa. Karena puasa itu untuk-Ku dan Saya yang bakal memberi ganjaran”.

Puasa mempunyai beberapa faedah. Yang pertama, meniadakan kekeliruan atau dosa. Nabi Muhammad saw. bersabda, “Barangsiapa yang berpuasa Ramadan karena iman dan menginginkan pahala karena itu diampuni dosa-dosanya yang sudah kemarin. “

Yang ke-2 , puasa membuat seorang muslim belajar untuk mengalahkan syahwat. Diriwayatkan, Rasulullah menyarankan beberapa pemuda untuk menikah. Bila belum sanggup, karena itu pemuda disuruh untuk berpuasa, karena puasa akan mendesak syahwat.

Yang ke-3 , tingkatkan kesensitifan sosial. Dengan rasakan beratnya tidak minum dan makan, seorang muslim akan sanggup rasakan kesengsaraan orang yang lain lebih tidak mujur darinya, lapar dan haus selama seharian. Dia akan semakin banyak mengucapkan syukur atas kondisinya sekarang ini.

Disamping itu, di bulan Ramadan, Nabi telah memberikan contoh agar semakin banyak bersedekah. Diriwayatkan, “Rasulullah saw. ialah orang yang paling pemurah hati. Dan beliau lebih pemurah hati kembali pada bulan Ramadhan saat beliau berjumpa Jibril.” (H.R Bukhari).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More