Ditinggal Suami Ke Malaysia, Wanita Asal Kedungadem Tuban Ini Bisa Hamil, Begini Kisahnya

moch akbar fitrianto

hasil selingkuh
Bagikan

Tuban (rakyatnesia.com) – Wanita itu bernama Wasini kali ini dia bingung bagaimana mempertanggungjawabkan perbuatannya. Karena dia bisa hamil setelah 14 bulan ditinggal sang suami, alhasil bayi hasil hubungan zinanya itu dibuang di pinggir kali.

Cerita ini sangat klasik, yakni kisah kesepian istri jauh dari suami yang lama jadi TKI di manca negara. Bayangkan, di kala suami jadi tenaga kerja luar negeri, bini tak lagi dapat pasokan “tenaga kuda”. Padahal sebagai keluarga muda, wanita tak hanya cukup terima kiriman uang dari negeri jiran. Materil perlu, tapi onderdil juga lebih perlu.

Wasini warga Kedungadem Kabupaten Tuban, sudah hampir 14 bulan lamanya ditinggal pergi suami jadi TKI di Malaysia. Biasa, dia merantau demi mengubah nasib keluarga, agar mangan cukup nyandang wutuh. Padahal sebetulnya, tidak selamanya pakaian utuh dan bersih itu tanda ekonomi mapan. Lihat tuh artis Syahrini, meski jeansnya compang camping banyak yang robek, duitnya bejibun belum sempat ngguntingi.

Memang, sejak suami jadi TKI ekonominya mulai bangkit. Dia kini tak pernah ngebon lagi di warung. Kredit panci juga tidak pernah. Bahkan Wasini mulai bisa menabung, termasuk membetuli rumah warisan orangtua.

Tapi ya itu tadi, jauh dari suami sungguh membuatnya kesepian. Dia pun lalu terpikat pada lelaki lain, yang mampu memberikan kehangatan malam. Bersama PIL-nya Wasini sudak memadu kasih dengan segala fariasinya. Soal suami yang di luar negeri, untuk sementara terlupakan sudah. “Paling di sana dia juga punya gebedan baru,” kata Wasini mencari pembenaran.

Nggak tahunya, dampak dari kegiatan mencari kehangatan malam itu sangat mengerikan. Jika hanya diangetin pakai kompor atau bediang di dapur, itu masih aman. Tapi kehangatan malam itu kan berupa hubungan intim bak suami istri. Ibarat balon, tentu saja melendung juga wong dipompa terus.

Dan itulah yang terjadi. Tahu-tahu Wasini hamil, sedangkan si cowok tidak mau tanggungjawab. Sebulan dua bulan dia masih bisa menetralisir kehamilan itu. Tapi lama-lama perut makin gede juga. Maka ketika suami memberi kabar hendak pulang, tambah bingung Wasini bagaimana harus mengantisipasi.

Sebegitu bingungnya, begitu bayi lahir langsung saja dibuang di pinggir kali hingga mati kedinginan. Sebab nyaris saja digondol luwak, mujur warga berhasil mengamankan mayat bayi tersebut, Berdasarkan penyelidikan polisi, kecurigaan mengarah pada Wasini sebagai pelaku sekaligus pemilik bayi tersebut.

Wasini lalu ditangkap saat sedang menyusul suami yang balik ke kampungnya di Tambakboyo, Kabupaten Tuban. Dalam pemeriksaan ia mengaku bingung bagaimana wajib mempertanggungjawabkan bayi tersebut. “Ketimbang pusing, ya sudah aku buang saja.” Kata Wasini.

Buang anak kucing saja banyak yang nggak tega. Biadab.

Baca juga :

Bupati Tuban Kaget, Ada Pabrik Arak Didekat Tanah Miliknya

Bagikan

Also Read

Tinggalkan komentar