Serbuan Israel Menghancurkan Rumah Sakit Al Shifa dan Bawa Paksa 200 Warga Gaza

Panjoel Kepo

Serbuan Israel Menghancurkan Rumah Sakit Al Shifa dan Bawa Paksa 200 Warga Gaza
Bagikan

rakyatnesia.com – Rumah Sakit Al Shifa di Jalur Gaza, Palestina, dilaporkan mengalami kerusakan parah setelah diserang oleh pasukan Israel sejak Rabu (15/11) lalu.

Menurut laporan wartawan Al Jazeera, Hani Mahmoud, bangunan operasi khusus rumah sakit itu hancur setelah pasukan Israel meledakkan gudang obat-obatan dan peralatan medis di dalamnya.

“Dengan kejam, militer Israel merusak seluruhnya; partisi, dinding antar kamar, dan semua peralatan medis di dalam gedung telah hancur total,” demikian dilaporkan Al Jazeera pada Kamis (16/11).

Selain merusak fasilitas medis, Hani juga mencatat bahwa sekitar 200 warga sipil dilaporkan ditangkap, diinterogasi, dan dibawa ke lokasi yang tidak diketahui. Nasib mereka saat ini masih menjadi misteri, tanpa informasi yang pasti.

“Saksi di rumah sakit yang kami ajak bicara mengatakan [pasukan Israel] mulai melakukannya terhadap 30 orang yang dilucuti pakaiannya dan dibawa ke halaman rumah sakit,” tulis Hani.

“Banyak orang yang kemudian dibawa setelah diinterogasi, ditutup matanya, dan dimasukkan ke dalam kelompok,” lanjutnya.

Hani mengatakan peristiwa ini terjadi saat militer Israel berupaya membuktikan klaimnya bahwa milisi Hamas bersembunyi dan beroperasi di rumah sakit terbesar di Gaza tersebut.

Israel menyebut Hamas memiliki markas komando di bawah RS Al Shifa yang terhubung dengan terowongan, dan menggunakannya untuk menjalankan operasi serta menyembunyikan para sandera.

Hamas dan pengelola RS Al Shifa sudah membantah keras tuduhan tersebut. Sejauh ini, belum diketahui berapa banyak korban jiwa akibat serangan Israel itu. Sebab saluran komunikasi juga diblokir saat insiden terjadi.

Bagikan

Also Read