Sakit, Tiga Calon Jemaah Haji dalam Kloter 3 Aceh Gagal Berangkat ke Tanah Suci , Kabar Terkini

Sukisno

Sakit, Tiga Calon Jemaah Haji dalam Kloter 3 Aceh Gagal Berangkat ke Tanah Suci , Kabar Terkini
Bagikan

Rakyatnesia – Sakit, Tiga Calon Jemaah Haji dalam Kloter 3 Aceh Gagal Berangkat ke Tanah Suci Pencarian seputar Berita Nasional di dunia online kian banyak dilaksanakan masyarakat Indonesia, padahal hakekatnya Berita ini akan kami bahas di artikel ini.

[quads id=10]

Pada artikel Sakit, Tiga Calon Jemaah Haji dalam Kloter 3 Aceh Gagal Berangkat ke Tanah Suci ini kami ada sebagian pembahasan yang akan kalian baca disini, dan juga mempunyai sebagian sistem penjelasan lain yang bakal membikin kalian terkaget mengamati atau membacanya. Jika anda suka dengan berita ini, maka bagikan dengan orang terdekat atau di media sosial kesayangan anda.

[quads id=10]

Rakyatnesia.com – Tiga calon jemaah haji asal Aceh gagal berangkat ke tanah suci karena sakit. Diungkapkan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh, tiga calon haji tersebut tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 3. Ketiganya skit dan perlu pemantauan kondisi kesehatan lebih lanjut.

Dilansri dari Rakyatnesia, Ketua PPIH Embarkasi Aceh Azhari di Banda Aceh, Jumat (26/5), mengatakan ada tiga kursi yang kosong dalam keberangkatan kloter 3, yakni dua orang karena sakit saat mereka belum masuk asrama Embarkasi Aceh. Sedangkan satu orang lagi ditunda berangkat usai pemeriksaan kesehatan di asrama.

“Totalnya ada tiga kursi yang kosong. Satu karena ditunda, dua lagi memang kosong, karena yang bersangkutan batal berangkat karena sakit dan tidak masuk ke embarkasi,” kata Azhari.

Baca Juga: Nindy Ayunda Penuhi Panggilan Penyidik Terkait Kasus Dito Mahendra

Ia menjelaskan dua calon haji yang gagal berangkat dengan kloter 3 berasal dari Nagan Raya, yakni Suminah Wonso Dikromo dan anaknya, Supriadi Paimin. Mereka sakit sebelum masuk ke Asrama Haji Embarkasi Aceh, di Kota Banda Aceh.

Sejauh ini, mereka belum ditentukan akan masuk ke dalam kloter berapa, mengingat PPIH Embarkasi Aceh masih menunggu hasil kesimpulan pemeriksaan medis dari kedua calon haji tersebut.

Sementara yang ditunda keberangkatan bersama kloter 3, yakni Faridah Hanum Abdullah Thayeb (70) asal Aceh Barat, karena membutuhkan konsultasi yang lebih lanjut dari petugas Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).

“Satu jamaah dari Aceh Barat yang ditunda keberangkatannya untuk perawatan lebih lanjut. Kalau sudah dinyatakan layak terbang oleh KKP akan diberangkatkan bersama jamaah kloter lain,” ujar Azhari.

Azhari menyebut PPIH Embarkasi Aceh telah memberangkatkan jamaah calon haji kloter 3 pada Jumat (26/5) sekitar pukul 04.14 WIB melalui Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar, menuju Bandara Internasional Prince Mohammad bin Abdul Aziz (MED), Madinah.

Pesawat Boeing 777-300ER milik Garuda Indonesia ini mengangkut 390 jamaah, di antaranya 152 calon haji laki-laki dan 238 orang perempuan. Masing-masing jamaah berasal dari Kabupaten Aceh Jaya sebanyak 40 orang, Aceh Utara 53 orang, Nagan Raya 101 orang dan Aceh Barat 189 orang. Mereka juga didampingi lima petugas kloter dan dua pemandu haji daerah.

Dikutip dari Jawa Pos

Bagikan

Also Read

Tags