Pj Kades Bungur Hariyanto Laksanakan Gerakan Bebas Jentik (Gerbastik). Ternyata ini Tujuannya

Sukisno

BOJONEGORO (RAKYATNESIA) – Musim kemarau telah tiba, hal itu dibarengi dengan intensisitas hujan yang cukup tinggi sehingga mengakibatkan genangan air yang membuat berkembangnya nyamuk yang berujung pada banyak warga yang terjangkit penyakit Demam Bedarah.

Guna melakukan pencegahan, perlu dilakukan pemantauan jentik nyamuk dari rumah ke rumah warga hingga di tempat-tempat genangan air yang dipakai bersarang oleh nyamuk untuk bekembang biak.

Di setiap desa telah ada Kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik ) dimana mereka ditunjuk dan diberi tugas khusus untuk memantau jentik nyamuk di rumah-rumah warga. Mereka bekerja secara sukarela dan bertanggung jawab untuk malakukan pemantauan jentik nyamuk di desanya masing-masing.

Baca Juga  Kecelakaan Di Widang, Pasutri Disantap Truk Tewas Seketika

Pj Kepala Desa Bungur Hariyanto memiliki pehatian tehadap kegiatan jemantik tersebut, dengan cara melakukan Gerakan Bebas Jentik (Gerbastik) Di Desa Bungur, yang berada di wilayah Kecamatan Kanor, Bojonegoro itu secara bersama-sama atau yang biasa disebut gotong royong itu.

Tim Gerbastik Desa Bungur, Kecamatan Kanor, Bojonegoro, saat melakukan pemantauan dan pembersihan jentik nyamuk di rumah warga, Jum’at (26/1/2024).

“Gerakan bebas jentik di Desa Bungur kita laksanakan secara bersama-sama dengan melibatkan Kader Jemantik, Pemerintah Desa, Bidan Desa, Kader Jumantik , Para Ketua, Ketua RT RW dan warga setempat. Sehingga, Desa pekerjaan bisa cepat terselesaikan,” kata Pj Kades Bungur Hariyanto menegaskan, Jum’at (26/1/2024).

Baca Juga  Mau Berhubungan, Kakek Ini Malah Meninggal Karena Menggunakan Tisu Kuat

Lanjut Hariyanto, sasarannya adalah seluruh rumah warga, Balai desa, rumah-rumah warga, Polindes, semua tempat tempat ibadah, SD, TK, PAUD, Madrasah Diniyah (Madin) dan bebagai fasiltas lainya yang berada di Desa Bungur ini.

“Tujuan kegiatan ini adalah menciptakan Lingkungan yang sehat. Dengan memberantas sarang nyamuk berarti memutus mata rantai penularan DBD dan menciptakan Desa Bungur yang bebas jentik sehingga bebas juga dari DBD,” ungkapnya.

Pelu diketahui, bahwa Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah sebuah penyakit yang diakibatkan oleh adanya gigitan nyamuk aedes Aegypti. Penyakit ini sangat identik dengan musim hujan, dikarenakan banyaknya tempat yang berpotensi tergenang air menyebabkan pertumbuhan nyamuk akan sangat mudah dan berkembang biak dengan baik sehingga membasmi jentik nyamuk itu merupakan solusinya.

Baca Juga  Tiga Perempuan Tersambar Petir di Panemon Sugihwaras

**(Kis/Red).

Sukisno

Jurnalis Utama Rakyatnesia.com Dan Sudah di dunia jurnalistik selama lebih dari 30 tahun. Tulisan berita bojonegoro umum, Review, dan profil sudah bukan hal asing lagi, Lugas dengan Fakta.

Related Post