Telkomsel Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Asian Telecom Awards 2026: Tonggak Transformasi Digital Berbasis AI

20 Likes comments off
Telkomsel Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Asian Telecom Awards 2026: Tonggak Transformasi Digital Berbasis AI

Selular.ID – Telkomsel kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan meraih dua penghargaan utama pada ajang bergengsi Asian Telecom Awards 2026 yang diselenggarakan di Singapura pada 11 Maret 2026. Operator seluler terbesar di Indonesia ini berhasil memenangkan kategori Telecom Company of the Year dan Technology Innovation of the Year. Penghargaan ini merupakan pengakuan atas dedikasi dan keberhasilan Telkomsel dalam melakukan transformasi teknologi yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kualitas jaringan, keamanan digital, serta pengalaman layanan pelanggan secara signifikan.

Penghargaan yang diterima Telkomsel ini tidak datang begitu saja. Keputusan panel penilai independen yang terdiri dari para ahli dan analis industri telekomunikasi terkemuka di kawasan Asia, telah melalui proses evaluasi yang mendalam terhadap berbagai aspek, mulai dari strategi inovasi yang diterapkan, kemahiran dalam implementasi teknologi canggih, hingga dampak nyata yang dirasakan oleh pelanggan dan kontribusi positif terhadap ekosistem digital nasional. Asian Telecom Awards sendiri telah lama dikenal sebagai salah satu tolok ukur utama dalam mengukur reputasi dan keunggulan operator telekomunikasi di seluruh Asia, dengan kriteria penilaian yang mencakup inovasi teknologi mutakhir, peningkatan kualitas layanan yang berkelanjutan, serta peran aktif dalam mendorong perkembangan industri digital.

Baca juga:
Bocoran Spesifikasi Menggemparkan: Xiaomi 17 Max Siap Guncang Pasar dengan Baterai Raksasa 8.000mAh dan Kamera 200MP, Potensi Debut Akhir 2026

Direktur Information Technology Telkomsel, Joyce Shia, menyatakan rasa bangganya atas pengakuan internasional ini. Ia menegaskan bahwa penghargaan tersebut semakin memperkuat komitmen Telkomsel dalam upaya membangun kepercayaan digital di kalangan masyarakat Indonesia, sekaligus memastikan penyediaan pengalaman layanan yang tidak hanya canggih, tetapi juga sangat aman dan mudah diakses. "Penghargaan ini menegaskan komitmen Telkomsel dalam memperkuat digital trust dan menghadirkan pengalaman yang lebih aman, sederhana, dan mulus bagi masyarakat Indonesia," ujar Joyce dalam keterangan resmi perusahaan. "Melalui Telco Verify kami menyediakan autentikasi carrier-grade untuk melindungi pengguna, sekaligus memperkuat ekosistem digital seperti perbankan dan fintech."

Lebih lanjut, Joyce menjelaskan bahwa Telkomsel terus berinvestasi dan mengembangkan teknologi mutakhir, khususnya di bidang autentikasi dan kecerdasan buatan. Tujuannya adalah untuk memperkuat lapisan perlindungan bagi seluruh pengguna layanan Telkomsel, sekaligus memberikan dukungan yang solid bagi pertumbuhan ekosistem digital nasional yang semakin dinamis. Inovasi-inovasi ini dirancang untuk menghadapi tantangan keamanan siber yang terus berkembang, serta memastikan bahwa setiap pengguna dapat beraktivitas secara digital dengan tenang dan nyaman.

Telkomsel Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Asian Telecom Awards 2026: Tonggak Transformasi Digital Berbasis AI

Kemenangan Telkomsel sebagai Telecom Company of the Year merupakan bukti nyata dari keberhasilan perusahaan dalam mengimplementasikan lebih dari 100 use case atau skenario penggunaan yang didukung oleh teknologi Artificial Intelligence dan Machine Learning (AI/ML) di berbagai lini operasional. Penerapan teknologi AI/ML ini mencakup seluruh aspek bisnis Telkomsel, mulai dari pengelolaan dan optimalisasi jaringan yang kompleks, peningkatan efisiensi layanan pelanggan, strategi penjualan yang lebih cerdas, hingga otomatisasi sistem teknologi informasi yang krusial.

Salah satu implementasi paling signifikan yang mendapat sorotan adalah pengembangan sistem Autonomous Network. Sistem ini merupakan sebuah terobosan dalam pengelolaan jaringan telekomunikasi, yang memanfaatkan kekuatan analisis data canggih dan kecerdasan buatan untuk secara proaktif memprediksi potensi gangguan jaringan sebelum hal tersebut benar-benar terjadi. Dengan kemampuan prediktif ini, Telkomsel dapat mengambil tindakan pencegahan atau perbaikan secara otomatis, atau setidaknya mempercepat respons terhadap masalah yang muncul, sehingga dapat meminimalkan risiko terjadinya gangguan layanan yang berdampak pada pengguna.

Telkomsel mengklaim bahwa implementasi teknologi Autonomous Network ini telah menunjukkan hasil yang sangat memuaskan, mampu menurunkan durasi downtime atau waktu henti layanan hingga tiga kali lipat lebih singkat. Selain itu, respons terhadap insiden jaringan juga mengalami percepatan lebih dari 40 persen. Peningkatan kinerja jaringan yang substansial ini secara langsung berkontribusi pada stabilitas layanan digital yang sangat krusial bagi aktivitas sehari-hari pelanggan, mulai dari menikmati konten streaming video berkualitas tinggi, bermain gim daring (online) tanpa hambatan, hingga menjalankan aktivitas kerja yang sangat bergantung pada koneksi internet yang andal.

Di sisi layanan pelanggan, Telkomsel juga telah mengoptimalkan penggunaan otomasi berbasis AI melalui dua asisten virtual andalannya, yaitu Veronika Telkomsel Virtual Assistant dan TED Telkomsel Virtual Assistant. Kedua sistem cerdas ini dirancang secara khusus untuk membantu pelanggan dalam mendapatkan informasi layanan yang dibutuhkan secara cepat dan efisien melalui berbagai kanal digital yang tersedia. Hasilnya, Telkomsel mencatat bahwa penerapan teknologi AI ini mampu menekan biaya penyelesaian masalah pelanggan hingga mencapai 78 persen, sembari secara bersamaan meningkatkan tingkat kepuasan pengguna secara signifikan.

Penghargaan Technology Innovation of the Year diberikan kepada Telkomsel atas pengembangan solusi autentikasi digital yang revolusioner, yaitu Telco Verify 2.0. Teknologi ini menawarkan sebuah sistem verifikasi nomor telepon yang canggih, berbasis pada kartu SIM pelanggan, dan terintegrasi secara mulus dengan Google Firebase Authentication. Dengan adanya integrasi ini, pengguna kini dapat menikmati proses masuk (login) ke berbagai aplikasi secara otomatis, tanpa perlu lagi repot memasukkan kode OTP (one-time password) yang rentan terhadap berbagai risiko. Sistem ini bekerja dengan memanfaatkan identifikasi jaringan operator untuk memverifikasi identitas pengguna secara langsung di tingkat operator, sebuah pendekatan yang jauh lebih aman dan efisien.

Baca juga:
10 Kebiasaan Pengguna yang Menguras Baterai Smartphone Secara Cepat dan Cara Mengatasinya

Telkomsel Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Asian Telecom Awards 2026: Tonggak Transformasi Digital Berbasis AI

Pendekatan inovatif Telco Verify 2.0 ini dirancang secara strategis untuk secara efektif mengurangi berbagai risiko keamanan digital yang sering kali mengintai pada metode OTP konvensional. Beberapa ancaman yang berhasil diminimalkan antara lain OTP interception atau pencurian kode OTP, SIM swap atau penggantian kartu SIM pelanggan secara tidak sah, serta account takeover atau pengambilalihan akun pengguna oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Keamanan yang ditingkatkan ini memberikan ketenangan ekstra bagi pengguna saat beraktivitas di dunia digital.

Lebih jauh lagi, teknologi Telco Verify tidak hanya berhenti pada peningkatan keamanan. Teknologi ini juga dirancang agar dapat diadopsi dan dimanfaatkan oleh berbagai sektor layanan digital lainnya, membuka potensi kolaborasi yang luas. Industri perbankan, teknologi finansial (fintech), e-commerce, hingga berbagai platform layanan digital lainnya yang membutuhkan sistem autentikasi pengguna yang tidak hanya aman, tetapi juga sangat cepat, kini dapat memanfaatkan keunggulan Telco Verify. Hal ini menunjukkan visi Telkomsel untuk menjadi mitra strategis dalam ekosistem digital Indonesia.

Pengembangan solusi Telco Verify 2.0 ini juga sejalan dengan inisiatif global yang digagas oleh GSMA, sebuah organisasi yang mewakili operator telekomunikasi di seluruh dunia, melalui program GSMA Open Gateway. Inisiatif ini memiliki tujuan mulia untuk membuka kapabilitas jaringan operator telekomunikasi secara standar dan terukur kepada para pengembang aplikasi. Dengan demikian, berbagai fitur canggih yang dimiliki jaringan telekomunikasi dapat diintegrasikan secara langsung ke dalam layanan digital, menciptakan pengalaman pengguna yang lebih kaya dan terhubung.

Asian Telecom Awards sendiri merupakan sebuah program penghargaan tahunan yang sangat dihormati, yang secara khusus diberikan kepada operator telekomunikasi dan penyedia layanan digital yang menunjukkan keunggulan di kawasan Asia. Program ini tidak hanya menilai inovasi teknologi yang diterapkan, tetapi juga mengevaluasi strategi bisnis yang jitu, serta dampak positif yang dihasilkan dari implementasi layanan terhadap pelanggan dan ekosistem industri secara keseluruhan. Proses penilaian dilakukan dengan sangat ketat oleh panel independen yang terdiri dari para analis industri terkemuka dan pakar telekomunikasi regional yang memiliki rekam jejak yang mumpuni.

Pengakuan ganda yang berhasil diraih oleh Telkomsel pada ajang Asian Telecom Awards 2026 ini merupakan cerminan yang jelas dari fokus strategis perusahaan dalam mengembangkan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Upaya ini dilakukan untuk tidak hanya memperkuat kualitas dan keandalan jaringan telekomunikasi, tetapi juga untuk secara simultan meningkatkan keamanan berbagai layanan digital yang ditawarkan kepada masyarakat. Lebih dari itu, langkah-langkah inovatif ini merupakan bagian integral dari upaya Telkomsel untuk terus mendukung dan mendorong perkembangan ekosistem digital Indonesia yang semakin pesat dan semakin bergantung pada konektivitas internet yang stabil serta layanan berbasis data yang inovatif.

Telkomsel Borong Dua Penghargaan Bergengsi di Asian Telecom Awards 2026: Tonggak Transformasi Digital Berbasis AI

You might like

About the Author: divan

Seorang penulis di kanal sepakbola, menyukai sepakbola sejak puluhan tahun lalu. Dan gemar menulis artikel bola sejak tahun 2014 sampai sekarang.