Selular.ID – Infinix Indonesia telah mendefinisikan ulang strategi pemasaran di era digital dengan menggandeng GrabAds, divisi periklanan milik Grab Indonesia. Kolaborasi strategis ini berfokus pada pendekatan mobile-first yang terbukti ampuh mendongkrak penjualan smartphone di pasar nasional. Melalui pemanfaatan ekosistem aplikasi Grab yang masif, Infinix berhasil mencatatkan prestasi luar biasa dengan menjual 4.000 unit smartphone hanya dalam 60 detik pertama saat peluncuran salah satu produk terbarunya. Prestasi gemilang ini diumumkan secara resmi di Jakarta pada tanggal 9 Februari 2026, menandai sebuah tonggak sejarah dalam kampanye pemasaran digital di industri teknologi tanah air.
Keputusan Infinix untuk berkolaborasi dengan GrabAds dilatarbelakangi oleh pemahaman mendalam terhadap dinamika pasar smartphone Indonesia yang kian kompetitif. Data menunjukkan bahwa pasar smartphone di Indonesia merupakan salah satu yang terbesar di dunia, dengan volume penjualan mencapai lebih dari 40 juta unit per tahun. Tingginya angka ini menciptakan fenomena choice overload di kalangan konsumen, di mana mereka dihadapkan pada pilihan perangkat yang sangat beragam, sehingga memudahkan mereka untuk bimbang dan menunda keputusan pembelian. Dalam konteks inilah, strategi pemasaran yang mampu menembus kebisingan informasi dan hadir di momen yang tepat menjadi krusial.
Kampanye Infinix di dalam ekosistem Grab dirancang secara cermat untuk memanfaatkan berbagai format iklan digital yang tersedia di aplikasi Grab. Strategi ini bertujuan untuk menempatkan merek Infinix secara organik dalam berbagai aktivitas harian pengguna Grab. Mulai dari saat mereka memesan transportasi, memesan makanan, hingga melakukan transaksi belanja kebutuhan sehari-hari, merek Infinix hadir sebagai bagian tak terpisahkan dari pengalaman digital mereka. Hal ini menciptakan jalur komunikasi yang lebih personal dan relevan, yang secara langsung terhubung dengan perilaku konsumsi digital masyarakat Indonesia.
Sergio Ticoalu, Head of Marketing Infinix Indonesia, menekankan bahwa pendekatan ini merupakan bagian integral dari upaya Infinix untuk memperkuat relevansi merek di tengah persaingan yang semakin ketat. Beliau menyatakan, "Pasar smartphone Indonesia sudah masuk fase di mana diferensiasi tidak lagi cukup hanya dari spesifikasi produk. Tantangannya adalah bagaimana menghadirkan brand di momen yang relevan dan dekat dengan aktivitas harian konsumen. Melalui strategi mobile-first bersama Grab, kami bisa menghubungkan eksposur langsung ke jalur pembelian dalam satu ekosistem, sehingga mendorong keputusan yang lebih cepat dan terukur." Pendekatan ini bukan sekadar tentang menampilkan iklan, melainkan tentang mengintegrasikan merek ke dalam alur kehidupan digital konsumen.
Di sisi lain, Roy Nugroho, Director of Commercial Grab Indonesia, melihat kolaborasi ini sebagai bukti nyata pergeseran peran platform digital dalam strategi pemasaran modern. "Kampanye ini memperlihatkan pergeseran peran Grab dan GrabAds dari sekadar kanal media menjadi ekosistem yang mampu menggerakkan hasil bisnis. Dengan memanfaatkan data, konteks, dan berbagai format kreatif di dalam Grab, brand tidak hanya membangun awareness, tetapi juga bisa mengorkestrasi perjalanan konsumen dari discovery hingga transaksi dalam satu pengalaman yang terintegrasi," ujar Roy. Ini menunjukkan bahwa platform digital seperti Grab kini bukan hanya menjadi media pasif, melainkan mitra aktif yang dapat mendorong pertumbuhan bisnis secara konkret.
Dalam hal eksekusi, Infinix secara agresif mengaktifkan sejumlah format iklan yang memiliki jangkauan luas di dalam aplikasi Grab untuk menciptakan berbagai titik interaksi dengan pengguna. Salah satu format unggulan yang digunakan adalah first-view ads. Iklan jenis ini tampil tepat saat pengguna pertama kali membuka aplikasi Grab, memastikan pesan produk Infinix mendapatkan perhatian maksimal sejak awal aktivitas digital pengguna. Posisi strategis ini dirancang untuk menempatkan pesan produk di garis depan, meningkatkan kemungkinan pengguna memperhatikan kampanye sebelum beralih ke aktivitas lain.
Selain itu, Infinix juga memanfaatkan full-page video ads yang ditampilkan pada halaman in-transit. Momen ketika pengguna sedang menunggu atau memantau perjalanan pesanan mereka menjadi waktu yang ideal untuk menyampaikan pesan yang lebih imersif. Dengan format video layar penuh, Infinix dapat menceritakan kisahnya secara mendalam, memperkuat tahap awareness hingga consideration dengan cara yang lebih menarik dan efektif. Kampanye ini juga dilengkapi dengan call-to-action yang jelas, mengarahkan pengguna untuk menjelajahi produk lebih lanjut dan melanjutkan ke jalur pembelian, baik di dalam ekosistem Grab maupun melalui platform e-commerce mitra.
Salah satu elemen kreatif yang paling menonjol dalam kampanye ini adalah penggunaan Branded Vehicle Icon. Dalam format ini, logo atau visual produk Infinix ditampilkan secara langsung pada peta GrabMaps, muncul ketika pengguna sedang memantau pergerakan driver atau pesanan mereka secara real-time. Infinix menilai penempatan ini sangat efektif karena berada di titik perhatian utama pengguna, sehingga menghasilkan eksposur berulang yang terasa lebih natural dan tidak mengganggu di tengah rutinitas penggunaan aplikasi. Keberadaan merek secara visual di peta memberikan kesan kedekatan dan relevansi yang kuat.
Untuk lebih memperkuat konversi, Infinix melengkapi kampanye dengan targeted video ads. Iklan ini secara spesifik menyoroti keunggulan perangkat Infinix yang relevan bagi segmen pasar tertentu, seperti para gamer dan kreator konten. Materi komunikasi yang disesuaikan ini dipadukan dengan banner visual yang menampilkan penawaran eksklusif. Tujuannya adalah untuk mengarahkan pengguna yang sudah terpapar iklan di tahap awal menuju keputusan pembelian dalam satu alur pengalaman mobile yang mulus dan berkesinambungan.
![]()
Infinix mengidentifikasi pendekatan ini sebagai cerminan dari pemanfaatan retail media network. Model pemasaran digital ini memanfaatkan data perilaku pengguna di dalam platform aplikasi untuk menargetkan iklan secara lebih presisi. Dalam konteks Grab, ekosistem aplikasi yang terintegrasi memungkinkan merek untuk memadukan data pengguna, momen penggunaan yang relevan, serta format komunikasi yang beragam untuk membangun sebuah perjalanan konsumen yang utuh, mulai dari tahap discovery hingga transaksi akhir.
Kolaborasi antara Infinix dan GrabAds tidak hanya memberikan dampak bisnis yang signifikan, tetapi juga mendapatkan pengakuan industri. Kampanye ini berhasil meraih penghargaan Gold dalam kategori Excellence in Mobile Marketing pada ajang Marketing Excellence Awards (MEA) 2025. Penghargaan ini menilai kampanye berdasarkan inovasi, strategi yang diterapkan, serta dampak positif terhadap pertumbuhan bisnis. Kemenangan ini semakin mempertegas bahwa strategi pemasaran berbasis aplikasi memiliki potensi besar untuk mempertahankan daya saing di pasar smartphone Indonesia yang dinamis.
GrabAds sendiri melihat bahwa model kampanye terintegrasi semacam ini memiliki potensi yang semakin relevan seiring dengan meningkatnya peran ekosistem digital dalam membentuk keputusan pembelian konsumen, terutama di kategori teknologi. Dengan semakin banyaknya waktu yang dihabiskan konsumen di dalam aplikasi, kemampuan untuk menjangkau mereka di momen-momen kunci dan menawarkan pengalaman yang terintegrasi menjadi semakin penting.
Keberhasilan Infinix dalam menjual 4.000 unit smartphone dalam 60 detik pertama bukan hanya sekadar angka penjualan. Ini adalah bukti nyata dari kekuatan kolaborasi strategis, pemahaman mendalam tentang perilaku konsumen digital, dan pemanfaatan teknologi periklanan yang inovatif. Melalui pendekatan mobile-first yang dipadukan dengan kekuatan ekosistem Grab, Infinix telah berhasil menciptakan sebuah model pemasaran yang tidak hanya efektif dalam mendongkrak penjualan, tetapi juga relevan dan berkesan bagi konsumen Indonesia. Ke depan, tren kampanye pemasaran terintegrasi seperti ini diperkirakan akan semakin dominan dalam lanskap pemasaran digital, mendorong merek untuk terus berinovasi dalam menjangkau dan berinteraksi dengan konsumen mereka.
