Ponpes Nabawi Peringati Maulid Nabi, Menghadirkan Mubaligh Gus Najib dari Jombang

0 295

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Peringatan Lahirnya nabi Muhammad SAW diperingati umat Islam di seluruh penjuru dunia. Termasuk juga, peringatan lahirnya nabi yang disebut Maulid Nabi Muhammad SAW itu, juga diperingati oleh Pondok Pesantren (Ponpes) Nabawi yang beralamatkan di Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (26/12/2016).

Danramil Kedungadem Lettu Arm Hendera Faizar dalam sambutanya mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada Ponpes Nabawi yang tetap memelihara tradisi umat Islam di Indonesia terutama di Jawa ini, yang selalu memperingati hari lahirnya seorang nabi akhir zaman yaitu Nabi Muhammad SAW.

“Dengan Peringatan Maulid nabi Muhammad SAW berarti kita adalah umatnya Kanjeng Nabi Muhammad sehingga kita wajib meneladani perilaku beliau yang tertera dalam hadist nabi yang menjadi pegangan kita ummat Islam yakni Al Qur’an dan Hadist nabi,” tegas Lettu Arm Hendera Faizar, Senin (26/12/2016) malam.

Ponpes Nabawi Peringati Maulid Nabi, Menghadirkan Mubaligh Gus Najib dari Jombang 1
Danramil Kedungadem Lettu Arm Hendera Faizar (nomor 2 dari kiri), usai menyerahkan santunan kepada kaum dhu’afa, pada Pengajian Maulid nabi di Ponpes Nabawi bersama Majlis Ta’lim Jamaah Tahlil dan Nariyah, Desa Kedungadem, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin (26/12/2016).

Masih menurut Pak Ndan – demikian Danramil Kedungadem Lettu Arm Hendera Faizar, biasa disapa – Nabi Muhammad menyebarkan agama Islam dengan damai sehingga sebagai pengikutnya kita juga harus cinta damai.

“Tak perlu ada konflik di tengah-tengah masyarakat sehingga kita akan hidup damai, aman dan tentram. Hidup di dalam bingkai NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) yang menjaga persatuan dan kesatuan sehingga kita akan hidup berdampingan dalam sebuah kebhinekaan atau keragaman. Beda agama, suku dan ras jangan menjadi ancaman, akan tetapi perbedaaan itu, justru malah menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, juga diserahkan santunan kepada 10 kaum dhu’afa yang sangat membuthkan uluran tangan dari saudara sesama muslim itu. Berkenan menyerahkan santunan adalah Ketua Panitia Peringatan Maulid Nabi Muhammad Ponpes Nabawi KH Drs Khamim, dilanjutkan oleh Danramil Kedungadem Lettu Arm Hendera Faizar yang mewakili Forpimka (Forum Pimpinan Kecamatan) Kedungadem.

Acara inti pengajian agama Islam dalam rangka Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Ponpes An Nabawi, hadir seorang penceramah KH. Najib Muhammad atau yang akrab disapa Gus Najib, yang berasal dari Jombang.

“Ummat Islam perlu mencontoh keteladanan Nabi Muhammad SAW, yang telah kita yakini sebagai nabi akhir zaman yang akan bersama-sama ummat Islam termasuk kita, masuk ke Surganya Allah SWT. Mari kita ingatkan kembali dan kita segarkan kembali pada ingatan kita untuk tetap berpegang teguh dengan ajaran yang terkandung dalam kitab suci Al qur’an dan hadist nabi,” demikian disampaikan Gus Najib yang juga Pengasuh Panpes Al Madienah, Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

Pengajian Maulidirrosul Muhammad SAW, diselenggarakan bersama Majlis ta’lim Jamaah Tahlil dan Nariyah Kedungadem, yang juga dihadiri anggota DPRD Bojonegoro dari Fraksi PKB Sutekno dan undangan lainnya. **(Puji/Red).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More