Peringati Hari Ibu, KoHati Bojonegoro Kampanye Stop Kekerasan Terhadap Perempuan

0 82

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Dalam rangka memperingati hari ibu, Korps HMI Wati (KoHati) Cabang Bojonegoro, mengkampanyekan stop kekerasan terhadap perempuan dan anak di acara Car Free Day (CFD), Minggu (25/12/2016). Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 06.00 wib, yang dikemas dengan cara mengumpulkan aspirasi masyarakat melalui tulisan dan ditempel disebuah kain.

Korlap aksi, Retno Indrawati menjelaskan, penempelan aspirasi melalui tulisan untuk mengetahui tanggapan dan keinginan masyarakat untuk menghentikan aksi kekerasan terhadap perempuan dan anak yang selama ini terus terjadi.

“Menulis dikertas dan ditempelkan pada kain ini untuk mengetahui aspirasi masyarakat tetang bagaimana untuk cara menstop kekerasan terhadap perempuan dan anak perempuan itu,” katanya.

Menurut Retno, data dari P3A (Pusat Pelayanan Perempuan dan Anak) Kabupaten Bojonegoro, kekerasan perempuan dan anak perempuan di Bojonegoro mencapai 58 kasus KDRT dan Non KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Jumlah 58 kasus itu meliputi 8 kasus kekerasan perempuan, 11 kasus kekerasan terhadap anak perempuan kasus KDRT, 3 kasus Non KDRT dan 36 kasus anak perempuan.

“Kasus kekerasan perempuan dan anak perempuan di Bojonegoro berjumlah 58 kasus baik dari kasus KDRT maupun non KDRT. Menurut P3A, jumlah tersebut terbilang kecil dibanding Kabupaten lainnya,” ujarnya.

Meski jumlah kekerasan perempuan di Bojonegoro tergolong kecil, namun HMI cabang Bojonegoro terus melakukan kampanye untuk merubah pola pikir dan menghentikan tindak kekerasan perempuan dan anak perempuan. Selain itu juga bersinergi tanpa kekerasan. **(Luh/Red).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More