Rehab Jalan Paving Lingkungan RT 002, Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, Terkesan Asal-asalan

236

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Jika anda melihat bagaimana Pemerintah Desa (Pemdes) Talok, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, dalam melaksanakan pembangunan desanya, pasti geleng-geleng kepala.

Hal itu, bukan karena pembanunannya bagus, akan tetapi karena dalam melaksanakan pembangunan hanya asal-asalan saja. Seperti halnya, jika melihat rehab jalan paving yang menelan dana Rp 30 juta itu, yang hanya dikerjakan 2 (dua) orang dan di situ tak ada material apa-apa.

Kedua pekerja itu, hanya mencokeli paving, lalu ditata lagi. Sehingga bisa dibilang pembangunan rehab jalan paving yang berlokasi di jalan lingkungan RT 002 itu, terkesan hanya asal-asalan.

“Pancen, jalan paving di RT 002, sudah bergelombang dan rusak sehingga memang perlu direhab. Nek rehabnya nggak beneran terus piye?,” ungkap salah seorang warga Desa Talok WU (43), dengan nada tanya, Selasa (15/12/2020).

Tak hanya itu saja, masih ada beberapa pembangunan yang menyerap dana ADD-P tahun 2019 yang dikerjakan tahun 2020 itu, hingga pertengahan bulan Desember 2020 ini belum berhasil diselesaikan.

Perlu diketahui, Desa Talok memperoleh ADD-P tahun 2019 sebesar Rp 627 juta 500 ribu, yang kemudian disilpakan tahun 2020 ini. Dana sebesar tu, alokasi 17 proyek infrastruktur yang dikerjakan mulai bulan Februari 2020, namun hingga pertengahan bulan Desember 2020, tak kunjung terselesaikan.

Kepala desa Talok H. Samudi saat hendak dikonfirmasi, yang bersangkutan sedang tak ada di kantornya, Selasa (15/12/2020).

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More