Bincang Bareng Wabup Bojonegoro Di Bawah Pohon Kersen, di Halaman Kantor Kecamatan Trucuk

176

BOJONEGORO (RAKYATNESIA.COM) – Pembangunan Pendopo dan Kantor Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, terbengkalai dan belum selesai dibangun hingga saat ini. Di tahun 2020 ini, pembangunan yang mangkrak tahun lalu itu, belum dilanjutkan juga.

Kondisi itu, membuat Kantor kecamatan Trucuk, menempati kantor darurat yang memanfaatkan tempat parkir yang ditutup dengan triplek. Jika hendak menggelar rapat, Camat dan Pegawai Kecamatan itu menempati meja kursi yang ditata di bawah pohon kersen (keres, Jawa red) yang ada di halaman Kantor Kecamatan Trucuk itu.

Begitu juga, di saat Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro Drs H Budi Irawanto,M.Pd, mengunjungi Kantor Kecamatan Trucuk itu, juga disambut di meja kursi yang berada di bawah pohon kersen itu, Senin (7/12/2020).

Dengan didampingi Camat Trucuk Heru Sugharto, Wabup Bojonegoro yang akrab disapa Mas Wawan itu, memberikan wejangan kepada seluruh Pegawai Kecamatan dan Masyarakat di wilayah Trucuk itu, di bawah pohon kersen.

Dalam sambutannya, Wabup Bojonegoro Budi Irawanto menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mempunyai anggaran yang cukup tinggi, sehingga dalam pembangunan Daerah perlu adanya kerjasama antara Masyarakat dan Pemerintah. Sehingga, pihaknya mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemkab Bojonegoro itu.

“Semua bisa mengawasi pembangunan Bojonegoro, pengawasan ini agar pembangunan bisa merata, tepat sasaran, dan dirasakan oleh masyarakat, sebab kepercayaan masyarakat itu penting, ” ucap pria kelahiran Bojonegoro itu, serius.

Menurutnya, Peran Masyarakat dalam pembangunan daerah, adalah suatu titik awal untuk kemajuan pembangunan Daerah.

Hlal itu, guna mewujudkan pembangunan yang merata tanpa membedakan golongan, tentunya kritikan masyarakat penting, sehingga masyarakat tak boleh segan-segan untuk memberikan kritikan positif kepada pembangunan Bojonegoro ini, agar pembangunan dapat dinikmati oleh masyarakat.

Wabup berpesan, Pemerintah haruslah lugas dalam memberikan informasi kepada masyarakat, jangan sampai menyampaikan informasi yang salah.

“Jangan sampai ada instansi pemerintah yang memberikan informasi yang salah, sehingga saya ajak semua warga untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap kinerja Pemerintahan,” kata Mas Wawan menegaskan.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More