Banjir Bandang Di Medan, 3 Orang Meninggal Dunia

65

Nasional Archives – Rakyatnesia.com – Hujan Deras mengguyur hampir seluruh kawasan Indonesia kemarin, dan di Kota Medan hujan tersebut berlangsung hingga hari ini, hingga menyebabkan banjir besar. Akibat Banjir ini pula 3 orang meninggal dan 3 orang lainnya dinyatakan hilang.

“Dampak banjir hari ini sudah merendam 2.773 rumah, 1.983 KK dan 5.965 jiwa. Data tersebut terangkum dari tujuh kecamatan dan 13 kelurahan, antara lain Kecamatan Medan Maimun, Medan Johor, Medan Selayang, Medan Tuntungan, Medan Baru, Medan Petisah dan Medan Polonia,” demikian data dari Pusdalops BPBD Medan seperti dikutip dari detikcom, Jumat (4/12/2020).

Banjir ini dipicu oleh hujan lebat yang mengguyur Medan dan sekitarnya sejak pukul 22.30 WIB, Kamis (3/12) hingga dini hari tadi. Hujan tersebut membuat air sungai meluap.

Baca juga : Ini 9 Tim yang Sudah Lolos 16 Besar Liga Champions, Bagaimana Nasib Manchester United dan Real… (rakyatnesia.com)

“Kondisi diperparah dengan hujan lebat pada pukul 22.30 WIB hingga dini hari sehingga mengakibatkan ketinggian TMA-DAS (tinggi muka air daerah aliran sungai) mengalami kenaikan 3 sampai dengan 5 meter,” demikian informasi dari Pusdalops BPBD Medan.

BPBD menyebut ada 181 jiwa yang dievakuasi dari lokasi banjir di sejumlah lokasi. Selain itu, ada enam orang dinyatakan hilang. Tiga dari enam orang tersebut kemudian ditemukan tewas, sementara tiga lainnya masih dicari.

Tiga orang yang ditemukan tewas tersebut merupakan korban banjir di kawasan Tanjung Selamat, Medan. Banjir di wilayah itu dipicu jebolnya tanggul sungai di sekitar permukiman warga.

“Ada korban hari ini, tadi malam jam 01.00 WIB, enam orang, tiga belum ditemukan, tiga sudah ditemukan meninggal dunia,” kata Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi saat meninjau lokasi banjir.

Edy berharap tiga orang yang hilang segera ditemukan. Dia meminta warga berdoa untuk para korban. “Ini yang kita prihatin dan kita doakan semua,” ucapnya.

Dia mengatakan banjir bukan cuma terjadi di Medan. Dia meminta warga di wilayah lain di Sumut untuk waspada banjir.

“Tebing tinggi, Sergai, Deli Serdang, Humbahas, Medan, Binjai. Ini karena cuaca saat ini. Inilah yang saya imbau kepada seluruh pejabat yang membawahinya untuk mewaspadai dan seluruh rakyat kita tetap harus waspada,” ucapnya.

Edy mengatakan pihaknya sudah menyiagaan alat berat di beberapa lokasi yang rawat bencana akibat dampak cuaca. Edy menyebut pihaknya juga sedang menyiapkan makanan siap saji untuk diberika ke warga korban banjir.

Baca juga : Plt Kapolres Blora AKBP Dolly Silaturahmi Ke Kantor Bupati (rakyatnesia.com)

“Logistik sudah kita siapkan sementara siap makan, siap saji, kita belum berikan ke rumah-rumah karena rumah-rumah tidak siap untuk masak,” tuturnya.

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More