Pemkab Bojonegoro Melaunching Aplikasi Bojonegoro Safety Center (BOOSTER) 119

20

BERITA BOJONEGORO (RAKATNESIA) – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, melakukan peluncuran atau Launching aplikasi Bojonegoro Safety Center (BOOSTER) 119 yang merupakan langkah untuk meningkatkan akses pelayanan kesehatan kegawatdaruratan terpadu.

Acara tersebut digelar di Pendopo Malowopati, Kantor Pemkab Bojonegoro yang berada di Jalan P. Mas Tumapel Nomor , Bojonegoro, Jawa timur, Kamis (25/11/2021).

Layanan kegawatdaruratan terpadu sangat diperlukan masyarakat, sebagai langkah antisipasi adanya kondisi darurat. Diantaranya akibat kecelakaan atau bencana alam.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro Ani Pudjiningrum menjelaskan, pada tahun 2020 silam, angka kecelakaan di Kabupaten Bojonegoro sebanyak 816 kejadian. Pertimbangan lain harus adanya publik safety Center (PSC) secara geografis wilayah Bojonegoro merupakan wilayah yang rawan bencana.

“Bencana yang terjadi di Kabupaten Bojonegoro ini, seperti halnya bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan lain-lain,” ucapnya.

Ani Pudjiningrum menambahkan bahwa maka perlu adanya penanganan yang cepat dan tepat serta respon time yang akurat untuk mencegah keparahan atau fatalitas. Selain itu pelayanan terpadu kegawatdaruratan sistem pelayanan BOOSTER 119 memanfaatkan teknologi informasi mudah diakses.

Masih menurut Ani Pujiningrum, Yalta smart PSC 119 dan radio medik sebagai sarana komunikasi yang terhubung di 10 rumah sakit dan puskesmas, serta aplikasi emergency button Booster 119 melalui smartphone dengan cara mendownload aplikasi di Play Store.

Baca Juga  Libur Natal dan Tahun Baru, Kapolres Bojonegoro Himbau Masyarakat Agar Merayakanya di Rumah Saja

“Masyarakat juga dapat menghubungi call center BOOSTER 119 di nomor 081132277119,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah dalam arahannya menyampaikan kebanggan dan apresiasi yang sangat tinggi dengan adanya apliaksi publik safety Center (PSC). Karena masyarakat Bojonegoro bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan tepat.

Lanjut Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, akrab disapa – pihaknya mengingatkan, terdapat beberapa hal yang perlu diantisipasi oleh dinas terkait bagaimana mengelola dan menjaga sistem terkoneksi dengan baik.

“Setidaknya masyarakat dapat respon cepat saat menghubungi aplikasi kegawatdaruratan tersebut,” ungkap Bupati Wanita Pertama di Bumi Angling Dharma itu.

Baca Juga  Prakiraan cuaca di Kabupaten Bojonegoro hari Selasa, 23 November 2021

Di akhir sambutanya, Bu Anna menghimbau adanya evaluasi berkala setiap bulan untuk mengetahui apa kekurangan dan kelebihan pelayanan kesehatan tersebut.

“Dengan adanya pelayanan Aplikasi Kegawatdaruratan Safety Center 119 ini, pelayanan masyarakat dapat diperbaiki dan ditingkatkan lagi,” kata Bu Anna menegaskan.

**(Kis/Red)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More