Wartawan Bojonegoro Hadiri Silaturahmi dengan Danrem 082/CPYJ Mojokerto

0 115

MOJOKERTO (Rakyat Independen)- Situasi dan kondisi Indonesia saat ini, yang menjadikan perbedaan menjadi sebuah permasalahan besar, kiranya dapat diseleseikan dengan duduk bersama demi keutuhan bangsa. Kemajemukan atau kebhinekaan bukanlah hal yang harus diperdebatkan akan tetapi perbedaan itu sejatinya bisa menjadi sebuah kekuatan besar bangsa ini. Mari kita bersatu padu dalam sebuah bingkai Pancasila dan UUD 1945, untuk menyelematkan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) dari perpecahan, karena NKRI adalah harga mati.

Kalimat di atas itu, merupakan inti sari silaturahmi Komandan Korem (Danrem) 082/CPYJ (Citra Panca Yudha Jaya) Mojokerto dengan wartawan di wilayah Korem 082/CPYJ Mojokerto. Dimana, Korem Mojokerto membawahi 6 (enam) Komando Distrik Militer (Kodim), yakni Kodim Mojokerto, Kodim Jombang, Kodim Bojonegoro, Kodim Tuban, Kodim Lamongan dan Kodim Kediri.

Dalam kegiatan Silaturahmi Danrem 082/CPYJ dengan Wartawan tersebut, hadir dan memenuhi undangan adalah para wartawan yang biasa bertugas di 6 (enam) Kodim yang berada di wilayah Danrem 082/CPYJ. Turut hadir, para wartawan dari Kodim 0813 Bojonegoro, yakni Reno Pareno dari Harian Memorandum, Daniel dari BASS FM Bojonegoro, Dwi Suko Nugroho dari Suara Banyuurip, Ramon Pareno dari Eksposa.com dan Sukisno dari rakyatnesia.com. Turut mendampingi rombongan dari Kodim 0813 Bojonegoro yakni, Kasdim Mayor Inf Widodo dan Pj Pasi Intel Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Heri Warsono.

Pj Pasi Intel Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Heri Warsono (kanan) saat mendampingi rombongan wartawan Bojonegoro menghadiri Silaturahmi Danrem 082/CPYJ dengan Insan Pers di iwlayah Korem 082/CPYJ, di Aula Makorem 082/CPYJ Mojokerto, Senin (21/11/2016) malam.
Pj Pasi Intel Kodim 0813 Bojonegoro Kapten Inf Heri Warsono (kanan) saat mendampingi rombongan wartawan Bojonegoro menghadiri Silaturahmi Danrem 082/CPYJ dengan Insan Pers di iwlayah Korem 082/CPYJ, di Aula Makorem 082/CPYJ Mojokerto, Senin (21/11/2016) malam.

Dari perwakilan wartawan enam Kodim tersebut, diberikan kesempatan untuk menyampaikan tanggapanya terhadap kondisi masing-masing daerah asalnya dan bagaimana hubungan wartawan dengan Kodim yang berada di wilayahnya masing-masing.

Diawali dari Ketua PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) cabang Mojokerto Yusuf , semua bicara tentang kondisi daerah aman dan masih kondusif. Sedangkan, mewakili Kodim Bojonegoro Reino Pareno selain menyampaikan kondisi Bojonegoro aman dan kondusif, dia juga menyamapaikan tentang hubungan Kodim 0813 dengan wartawan Bojonegoro yang cukup harmonis.

“Hubungan Kodim 0813 Bojonegoro dengan Insan Pers di Kabupaten Bojonegoro cukup harmonis. Terbukti, ada ADMC (Angling Dharma Media Center) yang mewadai teman-teman wartawan Bojonegoro di Kodim 0813 dan juga ada website yaitu: kodim0813bojonegoro.mil.id. Dimana, di website milik Kodim 0813 tersebut, berita-berita diisi oleh teman-teman wartawan Bojonegoro,” kata Reino Pareno sambil mendapat aplaus dari undangan yang memadati Aula Makorem 082/CPYJ Mojokerto, Senin (21/11/2016) malam.

Sementara itu, Danrem 082/CPYJ Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo,S.IP, dalam kata sambutanya menyampaikan rasa terima kasihnya karena para para insan Pers bersedia menghadiri undangan Silaturahmi Danrem 082/CPYJ dengan Wartawan di wilayah Korem 082/CPYJ tersebut.

“Kami sangat bersyukur kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, karena mala mini kita dipertemukan dalam kegiatan silaturahmi Danrem 082/CPYJ dengan para wartawan yang melakukan liputan di wilayah Korem 082/CPYJ. Kami sampaikan terima kasih, berkenan hadir di undangan kami yang sangat sederhana ini,” kata Danrem 082/CPYJ Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo,S.IP, di Aula Makorem Mojokerto, Senin (21/11/2016) malam.

Masih menurut Gathut Setyo Utomo, keinginan untuk bersilaturahmi dengan teman-teman wartawan sebenarnya sudah lama direncanakan, akan tetapi karena banyaknya kesibukan beberapa kali agenda itu sempat tertunda. Dan baru malam ini bisa terlaksana.

“Dalam silaturahmi ini, kami sekaligus hendak menyampaikan penekanan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, tentang kondisi negara saat ini. Dimana, banyak persoalan yang awalnya dari sebuah perbedaan kemudian menjadi sebuah permasalahan hingga mengancam keselamatan berbangsa dan bernegara,” ungkapnya.

Kasus penistaan agama yang melibatkan Gubernur non aktif Basuki cahya Purnama alias Ahok, yang diawali dengan tuntutan jadikan Ahok tersangka. Tapi, setelah Barskrim Mabes Polri menetapkan Ahok sebagai tersangka akhirnya tuntutan bergeser dengan penjarakan Ahok. Stelah itu, diprediksi akan meningkat menjadi turunkan Presiden Joko Widodo alias Jokowi. Hal itu sudah merupakan tindakan makar karena ingin menggulingkan pemerintahan yang sah.

“Kalau sudah demikian, maka TNI tidak akan tinggal diam dan menjadi tanggung jawab TNI untuk menyelamtkan bangsa dan Negara ini dari pihak-pihak yang telah memiliki rencana memecah belah bangsa ini. Dengan begitu, demo tentang penistaan agama itu sudah tak murni lagi. Sehingga, kondisi seperti ini yang perlu diwaspadai dan wartawan. Karena wartawan ikut memiliki tanggung jawab untuk menjaga keutuhan NKRI. Caranya, dengan menyuguhkan tulisan yang sesuai fakta di lapangan dan menjauhi provokasi terhadap masyarakat,” tegas pria lulusan Akmil 1990 itu serius.

Gathut Setyo Utomo yang lahir di Tuban 22 Nopember 1967 itu, bicara tentang kondisi nasional secara gamblang dalam acara silaturahmi Danrem 082/CPYJ dengan Wartawan yang bertugas di wilayah Korem 082/CPYJ tersebut.

Di akhir sambutanya, Danrem 082/CPYJ Kolonel Kav Gathut Setyo Utomo,S.IP mengajak, semua wartawan di wilayahnya untuk mewaspadai semua gerakan yang akan menggangu stabilitas keamaanan yang mengarah kepada perpecahan. Jika menemui hal seperiti itu, silahkan laporkan kepada Kodim terdekat atau bisa langsung ke Korem 082/CPJY.

“Walaupun kita berbeda ras, suku dan agama, kita harus tetap bersatu untuk NKRI. Karena perbedaan, kemajemukan dan kebhinekaan itu yang menjadikan kita Bhinneka Tunggal Ika, walaupun berbeda-beda namun kita tetap satu yaitu sebagai Bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Dalam kegiatan tersebut, tampak hadir para perwira di jajaran Danrem 082/CPJY, para Kasdim 6 (enam) Kodim yang berada di wilayah Danrem 082/CPYJ dan undangan lainnya. **(Kis/Red).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More