Dilakukan Pencarian, Seorang Warga Panjunan Yang Tenggelam di Aliran Sungai Bengawan Solo

0 86

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Kembali terjadi kecelakaan air di Sungai Bengawan Solo, tepatnya turut Desa Panjunan, RT 004, RW 002, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (18/11/2017) sekira pukul 16:00 wib.

Peristiwa tenggelam di aliran Sungai Bengawan solo itu menimpa Yudi Purnomo (40) yang tinggal bersama keluarganya di Desa Panjunan, RT 004, RW 002, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro.

Peristiwa itu berawal saat korban mencari kayu dan barang-barang lain (sarah, Jawa red) yang terseret air luapan bengawan solo. Dengan berada di tepi sungai terpanjang di Pulau Jawa itu, dia berusaha meraih atau mengambil sarah yang melintas di situ. Yang membuat korban terjatuh dan tercebur bengawan adalah saat korban hendak meraih perahu rakit yang terbuat dari bambu yang sedang melintas itu.

“Saat korban hendak meraih perahu rakit yang terbuat dari bambu yang sedang melintas di depannya, ternyata korban bukannya bisa mengambilnya. Justru korban malah terseret oleh rakit itu hingga korban tenggelam dan hilang,” tegas Kepala pelaksana BPBD Bojonegoro melalui Koordinator Tim SAR BPBD Bojonegoro, Sukirno Minggu (19/11/2017).

Ditambahkanya, Minggu (19/11/2017) pagi, dilakukan pencarian korban tenggelam di Sungai Bengawan Solo itu dengan radius 5 kilo meter dari TKM (Tempat Kejadian Musibah) dengan menurunkan 2 (dua) perahu karet.

Adapun personil yg terlibat dalam upaya pencarian korban tenggelam di aliran Sungai Bengawan solo yakni, SAR gabungan dari BPBD Bojonegoro meliputi personil BPBD 4, Damkar 6, Brimob 2, Kodim 2, Polres 1, Tagana 2 personil. Dari jajaran Jajaran Satpol PP Kecamatan Kalitidu 3, Perangkat desa Panjunan 5, RAPI 3, Linmas setempat 2 dan dari Koramil Kalitidu 2 personil. **(Kis/Eko P).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More