Razia Satpol PP Bojonegoro berhasil Jaring 15 PSK, di Eks Lokalisasi Kalisari

0 287

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Lokalisasi Kalisari yang berada di Dusun Kalisari, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memang sudah ditutup beberapa tahun silam. Namun, hingga saat ini, di tempat maksiat itu masih dihuni puluhan Pekerja Seks Komersial (PSK). Hal itu, terbukti dengan diamankannya 15 PSK, dalam razia yang dilakukan Satpol PP Bojonegoro, Kamis (17/11/2016) malam.

Razia ketertiban umum (trantibum) Satpol PP Bojonegoro, yang dipimpn langsung oleh Kepala Satuan (Kasat) Polisi Pamong Praja Kabupaten Bojonegoro Ahmad Gunawan itu, terhitung berhasil dan tak bocor ke para wanita penjaja cinta itu. Karena berhasil menjaring hingga 15 wanita pemuas nafsu para lelaki hidung belang itu.

Mengetahui, petugas datang para PSK yang berada di luar rumah yang biasa dipakai ajang mesum itu, semburat dan berlarian namun petugas dengan sigap berhasil menangkap mereka lalu digiring ke mobil Patroli Penegak Perda itu. Begitu juga, PSK yang sedang berada di dalam kamar, juga digedor-gedor pintunya untuk segera keluar dan diperiksa oleh petugas Satpol PP itu.

Para petugas Satpol PP Bojonegoro saat melakukan penyisiran kamar-kamar Eks Lokalisasi Kalisari, hingga berhasil menjaring 15 PSK, Kamis (17/11/2016).
Para petugas Satpol PP Bojonegoro saat melakukan penyisiran kamar-kamar Eks Lokalisasi Kalisari, hingga berhasil menjaring 15 PSK, Kamis (17/11/2016) malam.

Kepala Satuan Satpol PP Bojonegoro Ahmad Gunawan membenarkan jika pihaknya telah melakukan razia di Eks Lokalisasi Kalisari, pada hari Kamis 17 Nopember 2016 malam. Pihaknya, berhasil menjaring 15 PSK dan berhasil digiring ke Kantor Satpol PP yang berada di Lingkup Kantor Pemkab Bojonegoro yang beralamat di Jl Mas Tumapel No.1, Bojonegoro.

“Razia Satpol PP Bojonegoro, berhasil menjaring 15 PSK, yang setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata para PSK tersebut berasal dari berbagai daerah. Makanya, kami melakukan razia ini, dengan tujuan untuk mencegah praktek prostitusi illegal di Eks Lokalisasi Tersebut. Juga untuk menciptakan ketertiban umum di wilayah Kabupaten Bojonegoro, sehingga masyarakatnya merasa aman dan nyaman,” demikian disampaikan Kasatpol PP Pemkab Bojonegoro Ahmad Gunawan, Kamis (17/11/2016).

Dari data yang diperoleh rakyatnesia.com, menyebutkan bahwa dari 15 PSK yang berhasil dijaring dari Eks Lokalisasi Kalisari atau yang biasa disebut KS itu, yang berasal dari Kabupaten Bojonegoro hanya 2 orang. PSK dari Probolinggo 1 orang, yang berasal dari Banyuwangi 1 orang, Bandung-Jawa barat 1 orang, Tuban 1 orang, Pati-Jawa Tengah 6 orang, Jepara-Jawa Tengah 2 orang dan dari Malang 1 orang.

Malam itu juga Kamis (17/11/2016) mereka di data di Kantor Satpol PP Bojonegoro, kemudian para PSK digiring ke Kantor Disnakertransos (Dinas tenaga kerja, transmigrasi dan sosial) Kabupaten Bojonegoro yang berada di Jl Panglima Sudirman Kota Bojonegoro, untuk diinapkan di sana.

Dari 17 PSK tersbut, Jum’at (18/11/2016) dilakukan pemeriksaan tim medis untuk mengetahui, apakah mereka menderita penyakit HIV/AIDS apa tidak. Jika mereka menderita penyakit kelamin yang menular dan mematikan itu, mereka akan di rujuk ke rumah sakit untuk dilakukan perawatan dan penanganan lebih lanjut. **(Kis/Luh).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More