Pemdes Tinumpuk, Purwosari, Gelar Sosialisasi PTSL 2019

0 215

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Pemerintah desa Tinumpuk, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, gelar sosialisasi PTSL (Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap) yang digelar di Balai desa setempat, Rabu, (14/11/2018), sekira pukul 13:00 wib.

Desa Tinumpuk di tahun 2019, memperoleh Program PTSL yang tahapanya sudah dimulai di akhir tahun 2018 ini. Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang dihadiri ratusan warga yang berniat untuk mengikuti program sertfikat gratis dari pemerintah itu.

Kepala Desa Tinumpuk Sumber kepada rakyatindependen.id mengatakan bahwa pelaksanaan PTSL di desanya sudah berjalan sesuai dengan tahapan yang di buat oleh Panitia sesuai dengan arahan dari Kantor ATR / BPN Bojonegoro, sehingga pelaksanaannya bisa berjalan dengan baik dan Lancar.

“Semua Kegiatan PTSL di desa Tinumpuk dikerjakan dan sufah disepakati oleh para pemohon. Dalam hal ini, pihak Pemdes Tinumpuk hanya membantu administrasi, termasuk saya menandatangani Legalisir dan mengawasi kinerja team agar berjalan dengan lancar dan meraih sukses,” ungkap Kades Tinimpuk Sumber, Rabu (14/11/2018).

Masih menurut Sumber, tujuan pihak Pemdes Tinumpuk telah bekerja keras untuk mendapatkan jatah Program PTSL, demi memberikan kemudahan dalam mengurus sertifikat sehingga ke depan bisa mensejahterakan masyarakatnya.

“Saya ikut program PTSL karena biayanya sangat ringan. Tak hanya saya, semua warga juga mengikuti program PTSL ini,” kata salah seorang peserta Yusuf (42), yang tinggal di RT 02, RW 02, Desa Tinumpuk tersebut.

Menurutnya, ini merupakan kesempatan yang bagus untuk masyarakat Desa Tinumpuk untuk bisa memperoleh Sertifikat gratis. Kalau ada biaya yang harus dikeluarkan itu semata-mata adalah untuk kepentingan pemohon sendiri dan biaya itu digali dengan sistem Gotong royong, sehingga bisa dibilang dari pemohon untuk pemohon sendiri.

Semenatara itu, Suharto dari BPN Kabupaten Bojonegoro menyampaikan bahwa program PTSL ini merupakan program jemput bola dari Kantor Pertanahan yang tujuannya untuk mempermudah masyarakat.

“Dengan mengikuti Prigram PTSL ini, maka warga Desa Tinumpuk bisa memperoleh Surat Kepemilikan Tanah yang sangat mudah karena dilaksanakan dengan kolektif,” ungkapnya.

Masih menurut Suharto, Program PTSL ini menjadi Tolak ukur bagi ATR / BPN Bojonegoro untuk meningkatkan kinerjanya dalam melayani masyarakat dengan lebih baik lagi.

Camat Purwosari Banyudono Marga jelita dalam kata sambutannya mengatakan bahwa BPN Memberi kesempatan kepada warga Masyarakat Desa Tinumpuk guna untuk mempermudah pengajuan sertifikat.

“Dengan mengikuti program PTSL maka masyarakat bisa memiliki sertifikat secara resmi. Sehingga makin memperjelas kepemilikan tanah dan saat diwariskan kepada anak cucunya kelak sudah tak ada masalah hukum lagi,” tegasnya.

Tampak hadir, dari Polsek Purwosari hadir Bripka Lugito, Koramil Serda Rudi, Kepala desa Tinumpuk beserta Perangkatnya, Peserta PTSL sekitar 200 orang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, BPD, Ketua RT, RW dan undangan lainnya.

Perlu diketahui, kegiatan PTSL Desa Tinumpuk diusulkan 500 bidang, yang terdiri dari 8 Rukun Tetangga (RT). Dalam kegiatan tersebut disepakati sebagai Ketua Tim Khosim (40) dengan dibantu oleh beberapa pengurus lainnya.

**(Yan/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More