Lagi-lagi, Pasangan Selingkuh di Rumah Kos Bojonegoro Kota Terjaring Satpol PP

0 252

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Akhir-akhir ini, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, dalam kegiatan patroli menyasar terus rumah-rumah kos yang ada di dalam kota Bojonegoro. Seperti halnya, dengan kegiatan patroli yang berlangsung Selasa (14/11/2017), berhasil menjaring 3 (tiga) pasangan bukan suami istri yang dipergoki sedang berduaan di dalam kamar kos.

Peristiwa terjaringnya 3 (tiga) pasangan yang bukan mukrim itu, berawal dari informasi masyarakat bahwa di lokasi rumah kos yang berada di sepanjang Jalan Pondok Pinang itu, sering dipakai ajang selingkuh dari mereka yang tak ada ikatan suami istri yang sah.

Berbekal dari informasi masyarakat tersebut, petugas penegak Perda (Peraturan Daerah) itu, langsung bergerak ke lokasi imaksud dengan mengerahkan enam personil atau satu regu untuk menyisir rumah kos yang dilaporkan oleh masyarakat yang selalu dijadikan sebagai “hotel murah” itu.

Ternyata, informasi dari masyarakat itu benar adanya. Tiga pasangan yang bukan suami istri itu berhasil digaruk oleh anggota Satpol PP Bojonegoro, di rumah kos yang berada di Jalan Pondok Pinang, turut Kelurahan Ngrowo, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur itu.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bojonegoro Achmad Gunawan melalui Kabid Sumber Daya Aparatur (SDA), Satpol PP Kabupaten Bojonegoro Benny Subiakto membenarkan jika pihaknya telah memimpin patroli rutin dan mendapati 3 (tiga) pasangan yang bukan suami istri, yang selanjutnya digelandang ke Kantor Satpol PP Bojonegoro yang berada di Lingkup Kantor Pemkab Bojonegoro yang berada di Jalan Mas Tumapel Nomor 1, Bojonegoro, Jawa timur.

“Patroli ini kami gelar secara rutin dan berkala, baik siang dan malam hari. Dengan harapan agar dapat menekan atau meminimalisir pelanggaran tindak asusila yang berlangsung di wilayah Kabupaten Bojonegoro ini,” kata Kabid Sumber Daya Aparatur (SDA), Satpol PP, Kabupaten Bojonegoro Benny Subiakto, serius.

Guna memberikan efek jera terhadap ketiga pasangan bukan suami istri tersebut, mereka dibawa ke Kantor Satpol PP Bojonegoro, untuk di data dan membuat surat pernyataan bermaterai dengan janji mereka tak akan mengulangi perbuatanya lagi.

“Selain itu, mereka kita berikan sangsi administrasi dan pembinaan, agar ke depan pasangan yang “bukan mukrim” itu tak mengulangi perbuatannya lagi,” ujarnya.

Melalui rakyatindependen.id dirinya berterima kasih atas adanya peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi adanya tindak asusila yang bisa menggangu ketertiban umum di wilayah Kota Bojonegoro itu.

“Kami juga berharap agar masyarakat terus memberikan informasi ke Kantor Satpol PP Bojonegoro jika menemukan hal yang mengarah mengganggu keteriban umum, termasuk adanya tindak asusila yang ada di masyarakat. Silahkan disampaikan kepada kami, pasti kita tindak lanjuti,” katanya sambil berharap. **(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More