Seorang Remaja di Ponpes Fathul Majid Ngaglik Kasiman, Tewas Akibat Tersengat Listrik

0 408

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Gara-gara membenahi listrik di sebuah kamar mandi seorang remaja bernama Udin (15) tersengat listrik hingga tewas saat dalam perjalanan menuju ke RSUD Padangan, Kamis (9/11/2017) sekira pukul 18:00 wib.

Perfistiwa itu berawal saat korban asal Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugihwaras, Kabupaten Bojonegoro itu, terjadi di Podok Pesantren (Ponpes) Fathul Majid, yang berada di Dusun Caper, Desa Ngaglik, RT 003, RW 002, Kecamatan Kasiman, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur. Korban yang masih bestatus pelajar itu, memperbaiki kabel listrik di dalam kamar mandi yang terputus.

Teman korban yang bernama Pramana dan Saiful azis, saat itu mengetahui korban keluar dari kamar mandi dan jatuh tersungkur. Mengetahui kejadian itu, mereka bergegas menyampaikan kepada Ustad Sadat Abdusalam sehingga korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Padangan untuk memperoleh perawatan medis.

Tapi sayang, nyawa korban tak tertolong lagi karena korban diketahui meninggal dunia saat dalam perjalanan dari Podok Pesantren Fathul Majid, yang berada di Dusun Caper, Desa Ngaglik, Kasiman yang hendak dibawa ke RSUD Padangan yang berjaraka sekitar 7 kilo meter itu.

Kapolsek Kasiman AKP HM Ridwan membenarkan adanya kejadian tersebut. Korban juga sudah dilakukan pemeriksaan oleh Tim Medis RSUD Padangan, Bojonegoro. Korban mengalami luka robek bagian tangan kanan seperti luka bakar.

“Korban dinyatakan meninggal dunia murni karena tersengat listrik dan tak ada penyebab lainnya,” tegas Kapolsek Kasiman AKP HM Ridwan, Kamis (9/11/2017).

Jajaran Polsek Kasiman yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kasiman AKP HM Ridwan, dengan didampingi oleh Kanit Intelkam Aiptu Gunawan, Kanit Reskrim Aipda Jaswadi,SH dan anggota lainya telah melakukan olah TKP, menanyai para saksi mata dan mengamankan barang bukti (bb) berupa kabel bekas yang terputus namun sudah di benahi.

Korban akhirnya diantarkan ke rumah duka yaitu rumah orang tua korban yang berada di Desa Sugihwaras, Kecamatan Sugiwaras, Bojonegoro, oleh Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Majid tempat korban belajar ilmu agama itu, untuk segera dikebumikan. **(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More