Abu Na’im Warga Payaman Ngraho, Mandi di Bengawan Solo Tenggelam dan Belum Ditemukan

0 165

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Warga di wilayah Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, kembali mengalami musibah tenggelam di Aliran Sungai Bengawan Solo yang melintasi Kabupaten Bojonegoro, tepatnya turut Desa Payaman, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Senin (6/11/2017) sekira pukul 16:15 wib.

Korban adalah Abu Na’im (25) seorang warga Dusun Merbong, Desa Payaman, RT 009, RW 002, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro.

Dari keterangan yang diperoleh dari Kasi Kedaruratan Logistik BPBD Bojonegoro Budi Mulyono yang diperoleh dari saksi mata yang mengetahui kejadian itu mengatakan, bahwa awalnya korban pulang dari bekerja lalu mandi di sungai yang terpanjang di Pulau Jawa itu. Saat itu, korban mandi di tengah sungai. Saat hendak kembali ke pinggir sungai, korban berenang. Namun, korban tak mampu melewati derasnya aliran sungai hingga terseret air dan tenggelam.

“Tapi sayangnya, korban tak mampu melampaui derasnya air bengawan solo, hingga terseret air dan tenggelam. Hingga Senin petang ini, korban belum juga ditemukan,” tegas Kasi Kedaruratan Logistik BPBD Bojonegoro Budi Mulyono, Senin (6/11/2017) petang.

Warga setempat telah melakukan pencarian dengan perahu dan alat seadanya, namun hingga petang pencarian belum membuahkan hasil dan korban belum ditemukan. Pencarian dilakukan di sekitar lokasi kejadian dan sebelah utara lokasi dengan maksud untuk mencegat jasad korban tenggelam itu.

Sementara, pihak BPBD Bojonegoro sudah mendatangi lokasi kejadian untuk melihat situasi dan evaluasi wilayah di tempat kejadian musibah (TKM) itu. Sehingga, besok pagi, Tim SAR yang berasal dari BPBD Bojonegoro itu bisa langsung melakukan pencarian. **(Kis/Yan).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More