Ops Zebra Semeru 2017, Sat Lantas Polres Bojonegoro Hari kelima, Tindak 212 Pelanggar

0 32

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Operasi Zebra Semeru 2017 Sat Lantas Polres Bojonegoro, di hari kelima diawali dengan pembagian brosur di acara Car Free Day (CFD), yang berlangsung di Alun-alun Kota Bojonegoro dan ke Jemaat Gereja Katolik Santo Paulus di Jalan Panglima Sudirman, Kota Bojonegoro. Setelah itu, siangnya baru dilakukan razia dengan hunting system menyisir jalan-jalan di dalam kota Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (5/11/2017).

Razia kendaraan bermotor dalam Ops Zebra Semeru 2017 Sat Lantas Polres Bojonegoro, di hari kelima ini, lebih difokuskan kepada pengemudi kendaraan roda 4 yang tidak mengenakan sabuk keselamatan atau yang lazim disebut safety belt. Selain focus ke penggunaan safety belt, razia yang dimulai puul 11:00 wib itu, juga menyasar para pengemudi yang melawan arus atau melanggar jalur se arah serta pengenara sepia motor yang secara kasat mata dipergoki tak memakai helm pengaman.

Kanit Turjawali Lantas Ipda Luluk Sulistiono, kepada awak media mengatakan, selain menindak pengemudi mobil dan angkutan umum yang tidak mengenakan sabuk keselamatan juga telah menindak sebanyak 212 pelanggaran di jalan raya baik kendaraan roda dua maupun roda empat dengan rincian 195 pengendara dikenakan tilang ditempat dan 17 pengendara diberikan teguran.

Ops Zebra Semeru 2017, Sat Lantas Polres Bojonegoro Hari kelima, Tindak 212 Pelanggar 1
Suasana, Operasi Zebra Semeru 2017 Sat Lantas Polres Bojonegoro, di hari kelima, razia digelar dengan hunting system menyisir jalan-jalan di dalam kota Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (5/11/2017).

“Saat kami berpatroli mendapati pengemudi yang tidak menggunakan sabuk keselamatan dan langsung kami tindak. Selain itu, kami juga telah menindak sebanyak 212 pengguna jalan yang melanggar, diantaranya 197 ditindak dengan menggunakan e-Tilang,” tegas Kanit Turjawali Lantas Ipda Luluk Sulistiono, Minggu (5/11/2017).

Masih menurut Ipda Luluk Sulistiono, ternyata masih banyak pelanggaran yang didapati terutama masyarakat yang nekat melawan arus atau lebih tepatnya melanggar rambu 1 (satu) arah seperti yang terjadi di Jalan Dr. Soetomo dan Jalan KH Hasyim Ashari Bojonegoro kota.

Patuhi rambu-rambu lalu lintas, stop pelanggaran dan stop kecelakaan. **(Kis/Red).

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More