Kapolres Bojonegoro, Pimpin Ikrar Sumpah Pemuda FKOB

0 94

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Forum Komunikasi Otomotif Bojonegoro (FKOB), turut serta memperingati Hari Sumpah Pemuda tahun 2016 ini, yaitu dengan menggelar Ikrar Sumpah Pemuda dan donor darah yang dilaksanakan, Sabtu (29/10/2016) malam, di Alun-alun Bojonegoro, Jawa timur.

Kegiatan yang dihadiri 34 Club ototmotif Se-Kabupaten Bojonegoro, yakni dari komunitas Club Yaris 8 komunitas dan 26 Club motor itu, juga dihadiri Bupati Bojonegoro H Suyoto, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro, Komandan Kodim 0813 Letkol Inf M. Herry Subagyo serta undangan lainnya.

Kapolres Bojonegoro dalam sambutanya mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada para bikers yang tergabung dalam FKOB karena organisasi tersebut telah berbadan hukum dan memiliki AD/ADRT (Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga) sehingga dapat mengatur jalannya organisasinya itu.

Para anggota FKOB saat mengikuti acara Ikrar Sumpah Pemuda dan bhakti sosial Donor darah Forum Komunikasi Otomotif Bojonegoro (FKOB), di Alun-alun Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (29/10/2016).
Para anggota FKOB saat mengikuti acara Ikrar Sumpah Pemuda dan bhakti sosial Donor darah Forum Komunikasi Otomotif Bojonegoro (FKOB), di Alun-alun Bojonegoro, Jawa Timur, Sabtu (29/10/2016).

“Saya memberikan apresiasi kepada teman-teman bikers FKOB sebab selain sudah berbadan hukum, mereka juga mampu berorganisasi dengan baik. FKOB masih memiliki kepedulian dan semangat kebangsaan yang sangat tinggi. Hal itu, dibuktikan dengan dilaksanakanya ikrar sumpah pemuda pada malam ini. Masih memiliki kegiatan bhakti sosial berupa donor darah yang bisa membantu saudara-saudara kita yang sedang sakit dan membutuhkan darah untuk menyelamatkan nyawa mereka. Karena hidup ini sangat indah, ketika kita bermanfaat untuk orang lain,” tegas pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidpropam Polda Jatim itu.

Ditambahkannya, jika dulu bangsa kita berjuang melawan penajah dengan menenteng bambu runcing dan senjata, kini bangsa kita sedang berjuang melawan perang tanpa bentuk atau yang disebut Proxy War. Bangsa Indonesia diserang dari berbagai sisi, yakni melalui teknologi yang dimanfaatkan secara negatif, narkoba, perjudian, adanya tempat-tempat maksiat berupa warung remang-remang, serta masuknya faham radikal atau aliran sesat. Sehingga, semua itu perlu diwaspadai untuk menyelamatkan keberlangsungan Bangsa dan Negara Indonesia tercinta ini.

“Kami berharap, jika menemukan hal-hal yang menggangu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), segera laporkan ke Polsek terdekat. Atau bisa menggunakan aplikasi CAS (Crime Alarm System). Dimana, dengan mendowload aplikasi CAS maka masyarakat bisa melaporkan tindakan kriminal ke Polisi melalui android yang dimilikinya,” tegasnya.

Masih mneurut Wahyu SB, jika telah memiliki aplikasi CAS maka bisa mempermudah pelaporan jika ada kejadian tinfdak kriminal yang ada di masyarakat. Baik kejadian yang dialami sendiri maupun saat melihat kejadian yang menimpa pada orang lain.

“Dengan aplikasi CAS maka masyarakat bisa dengan cepat menyampaikan laporan ke Polisi, dengan demikian pihak kepolisian juga dengan cepat untuk menyelesaikan permasalah tersebut sehingga masyarakat dapat dilayani dengan baik,” pungkasnya.

Setelah memberikan sambutan, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro memimpin Ikrar Sumpah Pemuda dengan ditirukan oleh FKOB dan mereka yang hadir dengan suara yang cukup lantang. **(Kis/Luh).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More