Kapolres Bojonegoro Bacakan Amanat Menpora RI, di Upacara Hari Sumpah Pemuda di Bojonegoro

0 66

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-89 diperingati di Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, dengan digelarnya upacara dengan Inspektur upacara Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, di Alun-alun Kota Bojonegoro, Sabtu (28/10/2017).

Dalam peringatan Sumpah Pemuda tahun 2017 ini, dengan mengambil thema “Pemuda Indonesia berani bersatu” itu, dibacakan amanat Menteri pemuda dan olahraga Republik Indonesia (Menpora RI).

Dalam membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga tersebut, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, menyatakan bahwa Bangsa Indonesia itu patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah mencetuskan sumpah pemuda.

“Sudah seharusnya pemuda meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah pada tintas emas untuk bangsa dan negara ini,” tegas Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, Sabtu (28/10/2017).

Masih menurut amanat Menpora RI, bahwa Presiden RI pertama IR Soekarno pernah menyampaikan “Jangan mewarisi abu sumpah pemuda, tapi warisilah api sumpah pemuda. Kalau sekedar mewarisi abu, saudara-saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air”.

Kapolres Bojonegoro Bacakan Amanat Menpora RI, di Upacara Hari Sumpah Pemuda di Bojonegoro 1
Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu S Bintoro,SH,SIK,M.Si, berfoto bersama usai menjadi Inspektur upacara di Peringatan Hari Sumpah Pemuda Ke-89, di Alun-alun Kota Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (28/10/2017).

“Api sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan. Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Mari kita cukupkan persatuan dan kesatuan Indonesia. Stop segala bentuk perdebatan yang mengarah pada perpecahan bangsa,” ajak Menpora RI dalam amanat yang dibacakan oleh Kapolres Bojonegoro tersebut.

Ditemui usai memimpin upacara Hari Sumpah Pemuda dan seiring engan kemajuan zaman dan berkembangnya tekhnologi, Kapolres Bojonegoro berpesan agar pemuda bersiap menghadapi perkembangan segala perubahan dan perkembangan, karena menurutnya kemajuan zaman dan tekhnologi menjadi tantangan baru dalam kehidupan. Kemajuan teknologi saat ini dijadikan ajang untuk mencela, memfitnah, membully yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Mari dengan semangat dan api sumpah pemuda kita ikuti semua perkembangan dan kemajuan zaman, karena kalau kita tidak mengikuti perkembangan kita akan tergilas oleh perubahan zaman itu sendiri,” ungkapnya.

Ditambahkan, sebaiknya jadikan kemajuan IPTEK sebagai sarana untuk bersatu, bangun persatuan dan kesatuan yang solid guna mendukung pembangunan nasional demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Kapolres Bojonegoro menegaskan. **(Kis/Red).

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More