Berenang Bersama Temannya di Bengawan Solo, Seorang Remaja Asal Mulyoagung, Bojonegoro Kota, Tenggelam dan Tewas

0 216

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Cuaca ekstrim saat ini, perlu diwaspadai. Cuaca panas menyengat disertai angin kencang dan tiba-tiba hujan sehingga masyarakat harus mewaspadainya. Termasuk, jangan bermain di sekitar aliran Sungai Bengawan solo, sehingga bisa berakibat hilangnya nyawa seperti yang dialami oleh Henky Kurniawan ini.

Henky Kurniawan (16) ditemukan tewas di aliran Bengawan solo setelah dikabarkan tenggelam saat bermain di Bengawan solo yang melintasi Kabupaten Bojonegoro, tepatnya turut Desa Mulyoagung, Kecamatan Bojonegoro Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Rabu (24/10/2018).

Kejadian itu berawal saat korban bersama 4 (empat) temannya sedang berenang di sungai terpanjang di Pulau Jawa itu. Pada saat yang bersamaan tiba-tiba ada angin kencang di sekitar bengawan itu, hingga membuat korban dan teman-temanya yang masih berenang itu segera menepi sebab angin kencang itu membuat ombak bengawan solo berbah menjadi sangat besar dan membahayakan mereka.

Tapi sayangnya, korban tertinggal oleh teman-temanya itu sehingga tak berhasil menepi. Hingga akhirnya, korban diethui telah hilang dan diduga tenggelam di sungai turut Desa Mulyoagung itu. Kuat dugaan korban kehabisan nafas saat hendak menepi sehingga tenggelam dan dinyatakan hilang.

Akibat kejadian tersebut, teman-teman korban menyampaikan kejadian itu ke warga sekitarnya. Selanjutnya, kejadian itu dilaporkan ke BPBD Bojonegoro, Rabu (24/10/2018) sekira pukul 16:00 wib, yang berada di Jalan Ahmad Yani Bojonegoro itu. Mendapat laporan itu, TRC (Tim Reaksi Cepat) BPBD Bojonegoro langsung meluncur ke TKM (Tempat Kejadian Musibah) untuk melakukan pencarian korban dengan dibantu warga sekitar dengan cara manual atau dengan alat seadanya itu.

Korban yang masih bersekolah di SMKN 2 Bojonegoro dan tinggal di Desa Mulyoagung, Kecamatan Bojonegoro Kota itu, ditemukan oleh warga sekira pukul 17:00 wib dalam kondisi sudah tak bernyawa lagi alias meninggal dunia.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Bojonegoro Nadhif Ulfia membenarkan adanya kejadian, seorang remaja bernama Henky Kurniawan (16) asal Desa Mulyoagung, Kecamatan Bojonegoro Kota itu, ditemukan tewas di aliran Bengawan solo yang ada di desa setempat, Rabu (24/10/2018).

“Begitu ditemukan oleh warga setempat, korban langsung dievakuasi oleh warga beserta Tim TRC BPBD Bojonegoro, dengan dibantu anggota Polsek Kota dan Koramil Bojonegoro Kota,” ungkap wanita yang akrab disapa Mbah Ulfa itu.

Ditambahkan, untuk mengetahui penyebab kematian korban, pihak BPBD Bojonegoro menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian dan Tim Medis untuk melakukan pemeriksaan agar diketahui secara pasti atas penyebab kematian korban itu.

“Monggo konfirmasi ke Kepolisian tentang penyebab kematian korban tersebut,” pungkasnya.

**(Kis/Red).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More