Menkopolhukam Silaturahmi Dengan Budayawan dan Seniman Se-Jatim, di Mapolda Jatim

41

SURABAYA (RAKYATNESIA) – Menteri Koordinator Bidang Polhukam Republik Indonesia, Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, gelar Silaturahmi bersama Seniman dan Budayawan yang ada di Jawa Timur, di Gedung Mahameru, Mapolda Jawa Timur, Sabtu (23/10/2021) malam,

Dalam silaturahmi yang dilaksanakan di Mapolda jatim, antara Menkopolhukam bersama dengan para seniman dan budayawan di jatim. Juga didampingi oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, yang diwakili oleh Plt Sekretaris Daerah Heru Tjahjono, Pangdam V Brawijaya Mayor Jendral TNI Suharyanto dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta.

Dalam sambutannya, Menkopolhukam Prof. Dr. Mohammad Mahfud MD, menyebutkan, bahwa saat ini masyarakat menjalani normal baru serta peradaban baru untuk ke depan. Seperti jika bertemu dengan orang, saat ini tidak boleh berpelukan maupun berjabat tangan.

Selain itu, masyarakat harus tetap ikuti Protokol Kesehatan (Prokes). Pakai masker, jaga jarak, cuci tangan dan Vaksin. Karena fungsi vaksin untuk mencegah sebelum orang kena Covid-19.

Selain itu, dengan kegiatan malam ini. Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolda Jatim, yang telah memfasilitasi untuk bertemu dan berdialog dengan para Budayawan dan Seniman se Jawa Timur.

“Silahkan untuk para budayawan dan seniman jika yang ingin ditanyakan maupun harapan untuk ke depannya,” ucap Menkopljukam Mahfdz MD.

Lanjut Menkopolhukam dalam silaturahmi yang digelar di polda jatim pada malam ini, memberikan kesempatan kepada para seniman dan budayawan untuk berdialog secara langsung. Terkait dengan keluhan serta harapan mereka selama Pandemi Covid-19.

Baca Juga  Ditinggal Ke Sawah, Rumah Seorang Petani Warga Woro, Kepohbaru Ini, Terbakar

Saat diberi kesempatan, Percil salah satu seniman muda ini mempertanyakan, kapan dirinya dan juga seniman yang lainnya bisa manggung kembali. Karena selama Pandemi Covid-19 ini, banyak seniman yang belum mempunyai aktifitas.

“Kapan pak Menko, kita para seniman boleh manggung kembali pak,” tanya Percil.

Sementara itu, Menko Polhukam Prof Mahfud MD menyebutkan, bahwa Pemerintah Pusat sungguh – sungguh ingin membangun kesenian di Indonesia.

“Semua harus tetap sabar dan tetap mentaati aturan dari Pemerintah, jangan sampai ketika dibuka maka akan ada klaster baru lagi. Semua harus tetap menahan diri dahulu,” kata Menko Polhukam menjelaskan.

Baca Juga  Bupati Bojonegoro: Santri Siaga Jiwa dan Raga, Membela NKRI

“Adanya serangan Covid-19 ini, para seniman memang sangat terdampak,” tambahnya.

Sedangkan Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nico Afinta, menjelaskan, bahwa Asesmen Mendagri, saat ini untuk wilayah yang masih berada di Level 4 maupun 3 masih belum diberikan izin untuk menggelar kegiatan.

“Untuk kegiatan nikahan sudah diperbolehkan, untuk di level satu namun tetap taati aturan. Seperti memakai masker, jaga jarak dan juga mencuci tangan,” jelas Kapolda Jatim.

Pihaknya berharao, pihaknya meminta kepada para seniman untuk membantu pemerintah mengajak masyarakat untuk melaksanakan Vaksinasi, karena di jatim sendiri targetnya vaksinasi 70 persen.

**(Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More