Bareskrim Polri Amankan Rp 20,4 Miliar, Terkait Transaksi Pinjol Ilegal

110

JAKARTA (RAKYATNESA) – Bareskrim Polri berhasil mengamankan uang senilai Rp 20,4 miliar terkait kasus pinjaman online (pinjol) ilegal. Uang puluhan miliar tersebut diduga sebagai dana transaksi pinjam online illegal tersebut.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Helmy Santika, SH,SIK,M.Si, mengungkapkan, selain tersangka JS, pihak kepolisian meringkus Ketua KSP SAB yakni, berinisial MDA dan SR.

“Dari saudara MDA, disita akte pendirian KSP Solusi Andalan Bersama, perjanjian kerjasama dengan payment gateway, HP, uang senilai Rp 20,4 miliar pada rekening bank atas nama KSP Solusi Andalan Bersama, uang senilai Rp 11 juta pada rekening bank atas nama KSP Solusi Andalan Bersama. Dari SR disita HP,” terang Brigjen Pol. Helmy Santika, SH,SIK,M.Si, Sabtu (23/10/21).

Dirtipideksus Bareskrim Polri mengungkapkan Selain pendana KSP SAB, JS diduga berperan sebagai fasilitator WNA, dan merekrut orang-orang dijadikan ketua ataupun direktur utama secara fiktif, agar pinjol ilegal dengan modus perusahaan atau koperasi itu tidak terendus.

JS yang merupakan fasilitator WNA Tiongkok, perekrut masyarakat untuk menjadi ketua KSP maupun direktur PT yang fiktif yang digunakan sebagai operasional pinjol ilegal.

Baca Juga  27 Tahanan Polres Bojonegoro, Ikuti Vaksinasi Covid-19

“JS sebagai pemodal untuk mendirikan perusahaan atau KSP fiktif yang diduga digunakan untuk operasional pinjol ilegal,” tutur Jenderal Bintang Satu.

Lulusan Akabri tahun 1993 tersebut menambahkan KSP SAB ini menaungi beberapa anak perusahaan pinjol ilegal lainnya. Satu di antaranya adalah, Fulus Mujur. Aplikasi inilah digunakan oleh seorang ibu di Wonogiri, yang harus bunuh diri, lantaran tidak mampu membayar utang.

Dirtipideksus Bareskrim Polri mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menyampaikan secara langsung apabila menemukan ataupun terlibat dalam praktik pinjol ilegal.

“Hubungi 0812-1001-9202 nomor hotline untuk terima SMS dan Whatsapp pengaduan,” tutup Jenderal Bintang Satu itu.

**(Red).

Baca Juga  Bupati Bojonegoro: Santri Siaga Jiwa dan Raga, Membela NKRI

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More