Warga di Wilayah Kecamatan Trucuk, Gelar Upacara Hari Santri Nasional 2017

0 98

BOJONEGORO (Rakyat Independen)- Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober, yang dimulai sejak tanggal 22 Oktober 2015 silam. Hari Santri terus diperingati setiap tahunnya, termasuk dengan peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2017, yang digelar Minggu tanggal 22 Oktober 2017, di halaman Kantor Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur.

Kegiatan hari santri di wilayah Kecamatan Trucuk digelar dengan upacara dengan inspektur upacara Sunjani yang sehari-harinya menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Bojonegoro. Upacara diikuti Camat Trucuk Waji, Kapolsek Trucuk AKP Singgih Sujianto, Danramil Kapten Inf M. Suko Maulana, tokoh masyarakat dan tokoh agama Se-Kecamatan Trucuk, Para santri dari sekolah-sekolah dan pesantren yang ada di wilayah Kecamatan Trucuk serta undangan lainnya.

Dalam kata sambutanya Sunjani mengatakan, agar para santri yang berada di wilayah Kecamatan Trucuk itu, tetap menjalin persatuan dan kesatuan, berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta menjunjung tinggi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Warga di Wilayah Kecamatan Trucuk, Gelar Upacara Hari Santri Nasional 2017 1
Suasana, upacara peringatan Hari Santri Nasional yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa timur, Minggu (22/10/2017).

Sejarah perjuangan para tokoh ulama dan santri pada masa perjuangan dalam mempertahankan NKRI, memiliki peran yang sangat besar, salah satu contoh, peristiwa penjajahan dulu. Dimana, di jaman sekarang para santri dalam mengisi kemerdekaan harus berperan aktif di segala bidang, mulai dari tingkat desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga ke tingkat pusat.

“Santri harus bermanfaat bagi masyarakat banyak dengan tetap berjalan pada rielnya, teladani Rasululloh SAW dan mengikuti fatwa ulama sehingga santri juga berperan untuk mengisi kemerdekaan Indonesia,” tegas Sunjani yang juga Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Minggu (22/10/2017).

Baca juga  : Sejarah Singkat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2018, Para Santri Yo baca

Kegiatan upacara berlangsung lancar dan khidmad. Sehingga Peringatan Hari Santri Nasional di Trucuk berjalan sukses dengan pengamanan yang dilaksanakan oleh Jajaran Polsek Trucuk, yang dibantu personil Koramil Trucuk dan Satpol PP Kecamatan Trucuk, serta Linmas setempat.

Salah seorang anggota DPRD Bojonegoro yang berasal dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Imrotul Khoiriyah kepada rakyatnesia.com mengatakan bahwa Hari Santri Nasional telah ditetapkan oleh Presiden RI Joko Widodo 22 Oktober 2017 silam.

“Peran serta kaum santri sangat besar pada perang kemerdekaan RI. Sehingga, pemrintah memberikan penghargaan itu, dengan menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri nasional. Dimana, Hari Santri Nasional itu merujuk pada fatwa resolusi jihad yang dikeluarkan oleh Rais Akbar Nadhlatul Ulama (NU) KH. Hasyim Asy’ari untuk melawan penjajahan, tepatnya pada tanggal 22 Oktober 1945,” ungkap wanita yang akrab disapa Mbak Ima, serius.

Masih menurut Mbak Ima, sejak tahun 2015 silam Hari Santri Nasional diperingati. Dengan demikian diharapkan peran santri di alam kemerdekaan ini tetap mampu berkiprah untuk mengisi kemerdekaan dengan ikut membangun Indonesia tercinta, termasuk membangun Kabupaten Bojonegoro dan juga wilayah Kecamatan Trucuk ini. **(Kis/Red).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More