Bupati Bojonegoro: Santri Siaga Jiwa dan Raga, Membela NKRI

61

BERITA BOJONEGORO (RAKYATNESIA) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, gelar upacara Dalam rangka Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2021, yang digelar di Pendopo Malowopati, Jum’at (22/10/2021).

Kali ini, kegiatan upacara tersebut disiarkan Secara streaming di akun YouTube Pemkab Bojonegoro, Peovisnsi Jawa timur itu.

Hari Santri Nasional 2021 mengambil tema  “SANTRI SIAGA JIWA RAGA”. Dalam kegiatan upacara dihadiri peserta terbatas karena masih dalam suasana Pandemi Covid-19, sehingga dilaksanakan dengan prokes yang ketat.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Muawanah menyampaikan bahwa pengertian santri siaga jiwa dan raga adalah membela tanah air dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NJRI) ini.

Lanjut Anna Mu’awanah, bahwa pandemi Covid-19 bukan hanya berdampak pada kesehatan, namun juga ekonomi, pendidikan, keagamaan, dan kebudayaan.

Baca Juga  Peringatan HJB Ke-344, Jadi Momentum Wujudkan Mimpi Jadi Nyata Dengan Karya

Ditambahkan, bagwa penanganan Covid-19 jelas membutuhkan keterlibatan multi-pihak. Pemerintah, masyarakat ekonomi, masyarakat sipil seperti NU Nahdlatul Ulama), Muhammadiyyah, LDII dan ormas Islam lainnya, yang dituntut untuk saling bekerja sama.

“Semuanya dituntut kontribusinya dalam penanganan Covid-19 ini, paling tidak menjaga komunitas santri dan pesantren agar tidak menjadi cluster dalam penyebaran Covid-19 itu,” ungkap Bupati Anna.

Di Hari Santri Nasional 2021 ini, Bu Anna – demikian, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, akrab disapa – pihaknya mengajak para santri ber-Siaga Jiwa, menjaga kesucian hati dan akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran Islam rahmatan lil’alamin serta tradisi luhur bangsa Indonesia.

Baca Juga  Peringati HJB Ke-344, Pemkab Bojonegoro Gelar Penyemayaman Api Abadi, Tasyakuran Umbul Donga dan Malam Apresiasi

“Dengan demikian santri tidak akan pernah memberikan celah masuknya ancaman ideologi, yang dapat merusak pemikiran dan komitmen terhadap persatuan dan kesatuan Indonesia,” kata Bu Anna menegaskan.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More