Kronologi Guru Olahraga Tinju Murid SMP Di Parepare, Si Murid Mengaku Kesakitan

0 122

Nasional – Kronologi Guru Olahraga Tinju Murid SMP Di Parepare, Si Murid Mengaku Kesakitan, Lagi Oknum Guru diduga melakukan pemukulant erhadap muridnya, kali Ini Guru Olahraga yang melakukannya. kejadian pemukulan ini terjadid i Parepare. Korban adalah YF pelajar di SMPN 2 Parepre, Sulawesi Selatan. Saat ini terbating lemas dirumahnya.

YF sempat dirawat intensif di Rumah Sakit Sumantri selama lima hari setelah ditinju si guru tepat di uluhatinya.Siswa itu mengalami pembengkakan di bagian perut.

Kini Yf dirawat jalan di rumahnya.

Kejadian itu sempat tak dilaporkan orangtua korban karena tak tahu harus berbuat apa.

“Mirip pukulan petinju kelas dunia, guru olahraga saya sendiri memukul saya tepat di uluhati. Saat itu juga saya merasakan sesak. Saya menangis dan terdiam karena sakit. Eh… malah saya kembali dianggap mengolok-olok dirinya. Pak guru kemudian mengeluarkan kata-kata kasar,“ kata YF, Minggu (20/10/2018).

Kejadian itu kemudian dilaporkan Azhar Zulfurqan, kuasa hukum keluarga korban ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Parepare, Sulawesi Selatan.

Tiga saksi pelajar SMP Negeri 2 Parepare telah diintorgasi polisi atas kejadian itu.
Polisi belum memeriksa korban.

Alasannya, korban belum bisa datang ke kantor polisi.

Kronologi Guru Olahraga Tinju Murid SMP

Polisi juga telah menjadwalkan pemanggilan oknum guru.

“Kejadian itu membuat klien kami pernah dirawat secara intensif di rumah sakit karena mengalami sesak dan pembengkakan di bagian uluhati yang diduga dipukul oleh oknum guru,“ kata Azhar.

Azhar juga heran, di sekolah yang telah disematkan sekolah ramah anak oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, tahun 2016, masih ada pelajar yang mendapatkan perlakuan kasar dari tenaga pendidik.

Sebelumnya, Menteri P3A, Yohana Yembise menegaskan, anak-anak adalah masa depan bangsa, yang kelak akan menjadi pemimpin di daerah dan negara ini.

Kronologi Guru Olahraga Tinju Murid SMP

“Anak-anak ini dilindungi oleh negara, maka tidak boleh ada kekerasan terhadap anak-anak!” kata Yohana dalam sebuah acara tahun lalu.

Ia berpesan kepada para orangtua dan guru, jangan melakukan kekerasan kepada anak.

“Bila hal itu terjadi artinya mereka telah melanggar Undang-undang dan harus berurusan dengan hukum,” katanya.

Contohnya jika ada guru memukul anak-anak di sekolah sebagai pembinaan agar anak-anak menjadi pintar, itu tidak benar.

“Itu adalah cara-cara lama yang tidak dibenarkan secara kemanusiaan dan Undang-undang,” tegas Yohana.

Tak hanya yang dialami anak, Yohana juga meminta kepada para suami agar tidak ada lagi kekerasan terhadap perempuan.

“Jangan lagi ada kekerasan dalam rumah tangga. Kita akan memutuskan mata rantai kekerasan itu,” tutupnya.

“Sekolah tersebut pernah mendapatkan penghargaan sebagai sekolah ramah anak. Selain itu baru-baru ini Parepare’>Kota Parepare juga mendapatkan penghargaan sebagai kota layak anak oleh Kementrian PPA pada peringatan Hari Anak Nasional bulan Juli lalu di Surabaya. Saya heran Kota yang tinggi kekerasan anak mendapatkan dua penghargaan yang demikian besar,“ kata Azhar.

 

Kronologi Guru Olahraga Tinju Murid SMP

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More