29 Gunungan dan 430 Tumpeng, di Grebeg Berkah HJB Ke-341, di Alun-alun Bojonegoro

0 206

BOJONEGORO (RAKYAT INDEPENDEN) – Rangkaian Hari Jadi Bojonegoro (HJB) yang ke-341 bertepatan di tahun 2018, setelah pengambilan api abadi dari Khayangan api, yang berada di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, yang diarak hingga menuju Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro, Jawa timur, berlangsung Jum’at (19/10/2018) sore.

Selanjutnya, api abadi yang sebelumnya disemayamkan di Kantor Bakorwil Bojonegoro yang berada di Jalan Pahlawan atau tepatnya selatan Alun-alun Bojonegoro itu, selanjutnya dibawa ke Pendopo Malowopati untuk dilaksanakan prosesi Grebeg berkah, Jum’at (19/10/2018) malam.

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dengan didampingi suami dan Wakil Bupati Bojonegoro Drs Budi Irawanto,MPd, beserta istri, mengikuit prosesi grebeg berkah dengan terlebih dahulu menerima api abadi.

Selanjutnya, Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah dengan didampingi suami dan Wakil Bupati Bojonegoro Drs Budi Irawanto beserta istri, serta para pejabat OPD dan Camat Se-Kabupaten Bojonegoro berbusana adat Jawa, mereka bersama berjalan kaki menuju ke Alun-alun Bojonegoro.

Ada 29 gunungan yang berasal dari seluruh Kecamatan di Bojonegoro yang diarak dari Pendopo Malowopati Pemkab Bojonegoro menuju ke panggung acara yang ada di Alun-alun Bojonegoro itu. Tak hanya itu, ada 430 tumpeng yang berasal dari 419 desa dan 11 kelurahan yang sudah berada di dalam Alun-alun Kota Bojonegoro yang sudah siap untuk ikut tasyakuran di HJB Ke-341 itu.

29 Gunungan dan 430 Tumpeng, di Grebeg Berkah HJB Ke-341, di Alun-alun Bojonegoro 1
Arak-arakan gunungan di Pendopo Malowopati Pemkab Bojoengoro menuju ke Alun-alun Kota Bojonegoro, tempat digelarnya Grebeg Berkah Bojonegoro di HJB Ke-341, yang berlangsung di Alun-alun Bojonegoro, Jum’at (19/10/2018).

Bupati Bojonegoro DR Hj Anna Mu’awanah, mengajak kepada masyarakat Bojonegoro yang sedang berkumpul di Alun-alun Kota Bojonegoro itu untuk senantiasa bersyukur kepada Allah SWT. Atas nikmatnya, situasi di wilayah Kabupaaten Bojonegoro selalu dalam lindungan dan ridlo Allah SWT, terjaga dari mara bahaya dan didekatkan dengan berkah yang melimpah.

“Insya Allah kita masyarakat Bojonegoro akan selalu terjaga dan dijaga oleh Allah SWT, dijauhkan dari bencana, selalu hidup rukun berdampingan sehingga ke depan pembangunan bisa dilaksanakan dengan baik dan perekonomian masyarakat masi meningkat sehingga masyarakat Bojonegoro menjadi makmur dan sejahtera,” ungkap wanita yang akrab disapa Bu Anna itu, dihadapan ribuan warga Bojonegoro di acara Grebeg Berkah HJB Ke-341, Jum’at (19/10/2018) malam.

Ditambahkan, warga di wilayah Kabupaten Bojonegoro ini dijauhkan dari bencana dan masih bisa bercocok tanam hingga bumi Bojonegoro menghasilkan berbagai macam padi, jagung, buah dan sayur seperti yang ada di 29 gunungan yang di arak dari Pendopo ke Alun-alun ini untuk nantinya diperebutkan atau yang disebut Grebeg Berkah.

“Mari kita hidup berdampingan dengan saling menghormati dan saling asah asuh. Yang muda menghormati yang tua dan yang tua untuk mempersiapkan yang muda untuk meneruskan estafet untuk bersama-sama membangun Bojonegoro agar lebih baik lagi,” katanya berharap.

Sebelumnya, telah dilakukan do’a bersana yang dipimpin oleh Ketua FKUB KH Alamul Huda, dengan didampingi para pemuka agama yang ada di Kabupaten Bojonegoro. Mereka berdo’a menurut keyakinannya masing-masing, untuk keselamatan Bojonegoro di usia yang ke-341 ini dan ke depan pembangunan akan semakin meningkat dan rakyatnya makin sejahtera.

**(Kis/Yan).

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More