Dugaan Suap Bupati Bekasi Dari Mega Proyek Meikarta

0 77

Nasional – Dugaan Suap Bupati Bekasi Dari Mega Proyek Meikarta, KPK kembali mengungkap sebuah kasus korupsi besar dengan menangkap Bupati Bekasi, neneng Hassanah Yasin. “Tim sudah melakukan penjemputan untuk bupati dan sekarang sedang dalam perjalanan,” ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/10/2018).

Neneng diduga menerima suap terkait proyek perizinan proyek pembangunan Meikarta di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Neneng diduga dijanjikan uang Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group. Namun, menurut Syarif, baru terjadi penyerahan Rp 7 miliar kepada Neneng melalui sejumlah pejabat di Pemkab Bekasi.

Dalam kasus ini, KPK juga menetapkan empat orang lainnya sebagai penerima suap. Masing-masing yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Bekasi Jamaluddin dan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Sahat MBJ Nahor.

Diduga Akibat Konsleting Listrik, Rumah Milik Warga Nemon,…

Kemudian, Kepala Dinas Penanaman Modan dan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati. Selain itu, KPK juga menetapkan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bekasi, Neneng Rahmi sebagai tersangka. Sementara itu, KPK menetapkan empat orang lain sebagai tersangka pemberi suap.

Masing-masing yakni, Direktur Operasional Lippo Group Billy Sindoro. Kemudian, Taryudi dan Fitra Djaja Purnama yang merupakan konsultan Lippo Group. Selain itu, satu tersangka pemberi suap lainnya adalah Henry Jasmen yang merupakan pegawai Lippo Group.

Jejak Korupsi Suap Bupati Bekasi Proyek Meikarta

Korupsi Suap Bupati Bekasi

“Setelah pemeriksaan dan gelar perkara, disimpulkan adanya dugaan korupsi pemberian hadiah atau janji pada bupati dan kawan-kawan terkait izin Meikarta,” ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK Jakarta, Senin (15/10/2018).

Neneng diduga dijanjikan uang Rp 13 miliar oleh pengembang Lippo Group.

Hingga saat ini, menurut Syarif, baru terjadi penyerahan Rp 7 miliar melalui sejumlah pejabat di Pemkab Bekasi.

Neneng disangka melanggar Pasal 12 huruf a dan Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat 1 ke-1 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

KPK tetapkan 9 tersangka proyek suap terkait perizinan properti di Kabupaten Bekasi dengan barang bukti berupa 90.000 dolar Singapura, Rp 513 juta dan 2 unit mobil yang digunakan untuk transaksi.

Berikut adalah daftar 9 tersangka; BS, Direktur Operasional Lippo Group; T Dan FDP Konsultan Lippo Group; HJ, pegawai Lippo Group; NNY, Bupati Bekasi 2017-2022; J, Kepala Dinas PUPR Kab. Bekasi; SMN, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Bekasi; DT, Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi; NR, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi.

 

Dugaan Suap Bupati Bekasi Dari Mega Proyek Meikarta

Leave a comment

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More