Satlantas Polres Bojonegoro Sampaikan Himbauan Tertib Berlalu Lintas dan Mematuhi Prokes, Melalui Radio Istana FM

49

BERITA BOJONEGORO (RAKYATNESIA) – Hari ke-13 Operasi (Ops) Patuh Semeru 2021 Satuan lalu lintas (Sat Lantas ) Polres Bojonegoro, menyapa pendengar Radio Istana FM 95.0 yang berada di Jalan Munginsidi, Bojonegoro, Jawa timur, Sabtu (2/10/2021).

Dalam himbauanya, Satlantas Polres Bojonegoro memberikan himbauan kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Bojonegoro itu untuk “Tertib Berlalu Lintas dan Mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes)”.

Kepala Satuan (Kasat) Lalu Lintas (Lantas) Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rizal Nugra Wijaya melalui Ajun Inspektur Satu (AIPTU) Suparnoto selaku Satgas Preemtif Ops. Patuh semeru 2021 mengatakan selain melalui himbauan langsung di jalan raya atau di tempat fasilitas umum, pihaknya juga melakukan siaran melalui Radio Istana FM 95.0 Bojonegoro.

“Untuk Ops. Patuh Semeru 2021 beda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena masih dalam kondisi pandemi Covid-19. Kita fokuskan pada himbuan protokol kesehatan menghadapi tatanan kehidupan baru dan kita tambahkan imbuan tertib berlalu lintas di jalan,” demikian dikatakan AIPTU Suparnoto.

Baca Juga  Satgas Anti Mafia Tanah Polri, usut 69 Perkara Dan 61 Orang Telah Ditetapkan Jadi Tersangka

Bagi pengendara roda 2, roda 4, maupun lebih dalam berkendara wajib melengkapi surat surat kendaraan, penggunaan helm standar, penggunaan sabuk pengalaman serta mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan salin memperhatikan dengan pengendara lainnya.

Secara teroisah, Kasat Lantas Polres Bojonegoro AKP Rizal Nugra Wijaya dengan adanya himbauan tersebut diharapkan masyarakat lebih patuh melengkapi kelengkapan surat surat dalam berkendara dan patuh dalam protokol kesehatan.

Lanjut AKP Rizal Nugra Wijaya bahwa wabah pandemi  hingga saat ini belum dinyatakan berakhir sehingga bagi masyarakat yang beraktivitas di luar rumah tetap mematuhi protokol kesehatan.

Baca Juga  Zainun Nasroh,SH.I Resmi Dilantik Oleh Kades Luwihaji Sebagai Sekretaris Desa

“Jangan dijadikan acuan bahwa Bojonegoro sudah level 1. Tetapi kita belum tahu wabah ini sudah hilang atau belum, setidaknya setiap keluar rumah tetap menggunakan masker guna mengantisipasi penyebaran virus,” pungkasnya.

**(Kis/Red).

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More